Akumagnae
MY SECON FF | THE NIGHT WE FELL IN LOVE….

TITLE : THE NIGHT WE FELL IN LOVE….

CAST : L.JOE

             CHUNJI

             RICKY

            NIEL

 Yang lain menyusul

GENDRE: YAOI, AGNST, Romance

RATING : BISA BERUBAH KAPAN AJAH SAYA MAU HAHAHA

AUTHOR : Arfiana Cimagnae Shinee aka admin MJ aka Min Jee

oke sebelumnya author minta maaf karna updetan lama„ kalo ditanya kenapa itu semua karna saya kuliah ambil jurusan informatika, yang mengharuskan saya selalu berkutat dengan software-software dan buat program baru yang bikin saya terpaksa begadang tiap malem demi buat aplikasi baru. Cuma satu kalimat dari saya, SUMPAH YAH BIKIN APLIKASI ITU GAK GAMPANG secara user maunya macem-macem bikin pusing kepala la la la la la~ ~ ~ ~ ~ ~

cukup yah pelampiasan dari author, untuk part yang ini author mau mengakui. Sebenernya dari awal pun bikin udah saya akuin kali yah!! Kalo ff ini tercipta karna terinspirasi dari novel lelaki terindah karya Andrei Aksana yang pernah saya baca, Cuma saya rubah versi L.joe dan Chunji couple. Nah untuk part ini saya mau ambil beberapa adegan yang ada di novel oke…jadi gak usah ngebash saya plagiat yah„, kan dari awal saya udah bilang hehehehehe

sekali lagi ini alurnya banyak yg saya skip, jadi biar lebih ngerti ceritanya bacanya pelan pelan saja 0.o

WARNING DI PART INI AGAK SEDIKIT SEMUT#ngedipin mata ala Chunji

Jadi rate-nya BA alias Bimbingan Anak(?) jadi bagi orang dewasa yg mau membaca ini harus didampingi oleh anak-anak#plakk ajaran sesat author

Masih dalam bentuk YAOI yang gak suka silahkan pergi dari muka bumi ini 0.o???

Eh salah maksud saya silahkan pergi dari ff ini„„

Gila ini author satu halaman abis buat ngebacot doang, yasudalah mari kita mulai saja cerita aneh ini… ada pemain baru yang saya masukin kali ini want to know siapa dia? mari kita langsung saja mendengarkan dongeng dari author…

Enjoy the read

Author pun membuka buku tebal yang kusam berwana cokelat yang ada ditangannya. Terlihat sedikit berdebu dan para readers pun duduk rapih didepan author dan mulailah cerita ini

******************

Tak terasa lagi panas menyengat. Chunji merasa kesejukan yang meresap kedalam tubuhnya. Saat L.joe melihat kondisinya meredup. Ia berikan tatapan mata yang layu pada L.Joe yang kini menahan kedua bahunya. Sampai seorang penumpang turun dihalte bangkit dari kursi. Perlahan L.joe membimbing Chunji untuk duduk dikursi yang kosong itu.

Perhatian itu

Pengorbanan itu

Mendobrak gerbang yang bungkam terkunci rapat selama ini. Mengoyak jaring laba-laba yang pintal dari serat ingkar dan kemunafikan.disanalah penantian berani menampakan wujudnya, menyambut kedatangan sang pujaan yang selama ini kau cari.

Selamat tinggal sepi

Tak perlu kekerasan

Untuk meruntuhkan jeruji hati……

******************

Kegelisahanku berlanjut tak kala menyadari ada sesuatu didalam diriku, kenapa bisa seperti ini?? Aku bingung apa yang harus aku lakukan, bayangkan saja aku merasa gugup dengannya. L.joe lelaki tampan  dan gagah yang kini berlibur bersamaku di pulau jeju. Apa yang hatiku ini harapkan dari pria sepertinya, ingat Chunji ada seorang gadis yang sedang menunggumu di seberang sana. Gadis manis itu bahkan tidak pernah keberatan dengan keadaanmu yang seperti ini, dia tulus mencintaimu.

Lagi perih itu menyayat hati, bergelombang perih menafsirkan luka membendung hasrat yang terdalam. Mengikis keinginanku untuk bisa sedikit saja berada disisi orang yang kini bersamaku. Kenapa manusia selalu menjadikan cinta sebagai alasan ketika tersemit sebuah dosa. Kemunafikanlah bagi mereka yang selalu mengatas namakan cinta atas dosa yang mereka buat.

Cinta itu

Rasa itu

Adalah anugerah manusia

Sayungan hati bertabur makna jiwa

************************

 Malam menyisakan raut rembulan yang merenung. Awan kelabu meratap disingkirkan kelam, seperti cinta yang mengais harapan.

Dikamarnya yang besar dan mewah, Chunji tak bisa memejamkan matanya. Sekalipun lampu master telah dipadamkan sejak tiga jam yang lalu. Kegelapan selalu merambatkan kegelisahan hatimu yang menyesakkan.

Hanya terlihat lampu kamar mandi yang dibiarkan menyala, dari celah pintunya yang sedikit terbuka. Garis-garis cahanya menerobos masuk kedalam kamar tidur keduanya. Remang – remang, tapi cukup jelas bagi Chunji untuk melihat L.joe yang terbaling lelap disebelahnya.

L.joe tidur pulas dalam keadaan terlentang. Mengenakan pakaian sekadarnya. Kaus ketat yang tipis tanpa lengan , celana boxer yang sempit dan pendek sebatas pangkal paha. Memperlihatkan relief tubuhnya yang terdapat tonjolan otot  dan lekukan. Bahkan dalam keadaan tidurpun ia tampak begitu menggetarkan….

Chunji merasa ada yang salah pada dirinya, entah sejak kapan itu dimulai. Ia mulai membolak – balikan tubuhnya dengan gundah. Desah nafasnya tak beraturan. Menahan beban yang telah menjadi gunung dihatinya.

Bergetar jemari Chunji merayap diatas seprai berwarna putih gading itu. satu mili sebelum menyentuh tubuh L.joe, tangang Chunji mengejang. Berhenti sebelum waktunya.

Ingin aku

Tebenam dalam dekapanmu

Mencatat semua masa dan kenangan

Yang hidup dalam debar dadamu

Sekali lagi Chunji mencobanya. Susah payah ia mengangkat lengannya, mengulurkannya melintasi tubuh L.joe. diturunkannya sedikit demi sedikit. Perlahan. Dan gemetar. Bak adegan slow motion dalam cerita difilm – film. Tapi satu mili sebelum memeluk L.joe , Chunji segera menarik tangannya dengan nafas terengah – engah. Satu mili terakhir selalu membuat mundur kembali. Meski bermili – mili sebelumnya telah berhasil ia lalui.

Tolong aku….

Tolong keluarkan aku

Dari pusaran topan hasrat dan gairah

Yang hampir membunuhku ini….

********************

Malam itu

Tubuh Chunji demam, panas tinggi. Ia tampak menggigil dan kesakitan. L.joe sampai kalang kabut melihatnya. Berkali – kali ia menempelkan tangannya kedahi dan leher Chunji.

“kau kenapa Chunji?” Tanya L.joe panic. Ia hilir mudik dikamar hotel.

Tak kelak L.joe merasa sedikit bersalah itu karna tadi pagi ia memaksa Chunji untuk ikut dengannya untuk jogging mengelilingi sekitar pantai, hingga Chunji kelelahan dan tak sanggup lagi mengejar dirinya.

“kepalamu harus dikompres…”

L.joe membuka lemari es yang berada didalam kamar mereka. Tapi tidak ada es batu disana. Ia beralih ke meja nakas yang berada disamping tempat tidur mengangkat gagang telepon dengan bingung.

“aku panggilkan dokter” tapi ia meletakkan kembali gagang telepon tersebut karna dalam benaknya terlintas jalan keluar yang lebih baik.

“atau kita pergi kerumah sakit terdekat sekarang…”

‘tidak usah L.joe’ tulis Chunji pada note kecilnya dan memberikannya kepada L.joe. sergah Chunji lemah menggapai L.joe untuk mendekat.

‘ini sudah biasa…’

“apa sudah biasa kau bilang?” pekik L.joe terpenjat.

“dengarkan aku, kau itu demam Chunji. Sebentar lagi kau bisa kejang – kejang dan tak sadarkan diri!! Andai Ricky disini, aku pasti tahu apa yang harus aku lakukan sekarang”

Chunji menunjuk sudut kamar mereka. Dengan linglung L.joe berjalan mengikuti arah yang ditunjuk oleh Chunji disebelah sofa, didekat lemari pakaian. Disana terdapat koper berwarna abu milik Chunji. L.joe sedikit bingung dengan maksud dari Chunji, ia sedang sakit sekarang lalu untuk apa ia menunjukkan kopernya?

 “kopermu???”Tanya L.joe memastikan

Chunji yang terbaring hanya mengangguk lemah menatap L.joe. Dengan segera L.joe membuka koper milik Chunji. Ia melihat ada kotak medis yang ternyata Chunji bawa dalam kopernya. Membuka kotak itu dengan hati-hati.

Dan….gerakannya mengejang. Terperangah melihat isinya.

Jarum-jarum suntik

Tabung-tabung kecil berisi cairan

Pil-pil obat

L.joe tertegun dengan hati bergetar. Biasanya ia hanya melihat alat-alat seperti ini diruang praktik dokter. Di klinik, di rumah sakit… seperti terbang melayang ia membawa kotak medis itu menuju ranjang Chunji.

“apa….apa semua ini Chunji…??” gemetar L.joe bertanya padanya. Setelah otaknya tak mampu lagi menemukan logika.

“apa yang terjadi padamu??”

Dengan sisa tenaganya , Chunji membuka segel plastic jarum suntik yang baru. Menancapkan jarum itu ke tabung kecil berisi cairan obat. Jarum itu menghisap seluru isinya. Perlahan ia meraih tangan L.joe, menyerahkan jarum suntik itu kepadanya sambil mengisaratkan pada L.joe untuk menyuntik dirinya.

L.joe kini dapat menangkap maksud dari Chunji, ia sedikit takut jujur saja ia belum pernah melakukan itu kepada orang lain.

“aku tidak bisa, aku belum pernah melakukannya”jawab L.joe

Lagi – lagi perlahan Chunji meraih note kecilnya dan menuliskan sesuatu disana

‘aku mohon tolong aku L.joe’

L.joe terpaku diam menatap Chunji

‘aku mohon, hanya ini yang bisa menolongku’

Chunji menunjukan bagian dilengannya, lalu membimbing tangan L.joe untuk memegangnya. L.joe mengirimkan penolakan dari sudut matanya. Tapi sekali lagi Chunji mengangguk perlahan untuk meyakinkan.

L.joe harus bertempur dengan mengalahkan rasa bimbang di dalam dirinya. Kini tangannya bergetar hebat menyuntikan obat itu kedalam tubuh Chunji.

Setetes demi setetes

Seperti gerimis yang membasahi tanah sekarat

Seperti embun yang membebaskan rumput dahaga.

Chunji memejamkan kedua matanya kuat, merasakan rasa sakit yang harus ia tahan. Obat itu menyatu dengan aliran darahnya merasuk tubuhnya yang lemah.

Seperti cintamu yang mengalir

Disetiap sel tubuhku

Menjadi napas

Dan denyut nadiku

Membuatku mati jika tak kucintai….  

Chunji terkulai lemah tak berdaya, seperti tangkai muda yang merunduk layu. Kering sebelum berbunga. Jarum suntik ditangan L.joe terlepas dan jatuh kelantai. Ia tidak perduli, hanya chunji yang menyita perhatiannya. Gugup bercampur risau ia meraih kepala Chunji ke dalam dekapan hangatnya.

“mian, aku lupa dengan perkataan Ricky saat dialun – alun kalau kondisimu lemah, aku tidak menyangka penyakitmu separah itu”bisiknya sedih terselip penyesalan dari nada bicaranya.

Untuk pertama kalinya dalam hidup, L.joe memeluk seorang lelaki. Ia merasakan sensasi aneh menjalari dadanya.

Ganjil

Tapi nikmat

*******************

@Seoul T.O.P Media building

“CUKUP !!!”tanpa sadara Niel memekik gemetar, tubuhnya panas dingin

“aku tidak mau mendengar kelanjutan ceritamu, aku tidak mungkin menerbitkan cerita seperti ini…”

L.joe mengalihkan pandangan dari macbooknya, menatap namja yang duduk dihadapannya sebagai orang yang ia ajak berkerjasama.

“wae?? Kau bilang akan menerbitkannya, lalu apa yang membuatmu merubah perjanjian kita sejak awal”alisnya berkerut merasa seperti dibohongi oleh lawan bicaranya ini.

Pandangan L.joe pada Niel membuatnya tidak nyaman. Benar ia lupa ia sendiri yang  berjanji pada L.joe untuk bisa menerbitkan ceritanya menjadi suatu karya“baiklah aku sudah berjanji, tapi aku mohon hapus adengan itu”

“apa?? Jadi kau ingin menyembunyikan kenyataan begitu Niel??”

“tapi L.joe sulit bagiku untuk hal ini”lanjutnya lagi

“itu karna selama kau mendengar ceritaku, kau melihatnya dari sudut dirimu sendiri. Cobalah untuk masuk dalam cerita, hingga kau bisa merasakan sendiri perasaanku terhadap dirinya”

“mengertilah aku sedikit Niel”desah L.joe menghela nafasnya tertahan

“mengapa? Tapi untuk apa?”Tanya Niel ragu

Tatapan mata Niel bertemu dengan L.joe terkurung danterjebak didalamnya

Pasung aku

Dalam relung pikiranmu

Melihat dengan matamu

Berkata dengan mulutmu

Lebur aku

kedalam keseluruhanmu

Memahamimu tanpa melesat

Hingga koma dan titik

***********************

PERMATA

yang mudah pecah. Seperti itulah L.joe menjaga Chunji selama ini. Semenjak kejadian malam itu. hari – hari berikutnya menjadi tenun benang tempat memintal perasaan.

L.joe seperti benteng yang kokoh, memberikan perlindungan bagi Chunji. Menepis semua mara bahaya yang datang mendekat padanya. Merangkul pundak Chunji ketika hendak menyebrang jalan. Mengajak Chunji duduk dan beristirahat setiap kali Chunji merasa kelelahan. Mengulurkan sapu tangannya ketika Chunji berkeringat.

Chunji meringkuk aman didalam benteng yang diciptakan L.joe. menggantungkan seluruh hidupnya kepada sang pahlawannya.

Mereka menjelajahi objek-objek wisata yang ada dikota jeju, seperti sepasang burung merpati yang saling terikat. Tak pernah terpisahkan. Chunji melekat rapuh disisi L.joe yang perkasa.

Waktu seolah tak pernha cukup lagi bagi keduanya. Seandainya waktu berjalan ditempat. Matahari tak perlu tersungkir disepak senja.

Tapi setiap awal selalu harus ada berahkir. Aktivitas sepanjang hari harus selalu kembali terdampar ditempat tidur. Tunduk pada siklus malam, meski semangat masih menyala.

Naik keperaduan dengan mata yang masih terjaga saat yang paling menyiksa.berbaring diranjang tanpa suara kesunyian menjadi lagu sentimental dan menggerogoti kalbu.

Dan malam yang padam,

Menyulut gairah dihati yang remuk redam 

Semua berawal dari tatapan. L.joe menoleh menghadap Chunji yang tergolek disisinya. Hanya ingin memastikan bahwa penyakitnya tidak kambuh lagi.

Saat itupun Chunji sedang menatap L.joe . pertemuan dua pasang mata. Pertautan dua hati, tidak disengaja. Tapi diinginkan terjadi.

Belum pernah L.joe melihat mata seindah itu. mata yang berpendar karena kilauan cinta. L.joe terpesona dan terhanyut didalamnya. Membiarkan dirinya terseret gelombang entah dibawa kemana.

Tatapan mendorong naluri untuk menyentuh. Chunji mengulurkan tangannya untuk mengusap wajah L.joe. Perlahan, tipis, lembut. Menunjukan betapa ia memuja lelaki di hadapannya ini. Betapa ia tergila – gila padanya.

L.joe membiarkan kemanapun jari Chunji beranjak pergi padanya. Menelusuri wajahnya, merayap ketelinganya, turun kelehernya, membelai lengannya, meremas dadanya……Seluruh bulu kuduk L.joe meremang. Ia mendesah mempelajari kenikmatan yang tak dikenalinya.

L.joe termangu seperti pengembara yang tersesat. Hanya ada dua pilihan, berjalan terus, atau berhenti dan mati dibakar gurun tandus. Dua tawaran yang sama-sama tidak memberikan harapan pasti.

L.joe pun memilih yang pertama. Meski belum tentu akan berhasil menemukan mata air terdekat, namun ia yakin sekalli bahwa keindahan yang ia lihat dihadapannya ini adalah bukan sekedar fatamorgana. Sekarang ia semakin mengerti mengapa hatinya berdesir saat pertama kali melihat Chunji. Wajahnya begitu jelita, kulitnya bersinar seperti mutiara.

Chunji adalah namja terindah yang pernah ia temui. Kecantikan seorang perempuan yang terjebak dalam tubuh lelaki Chunji.

L.joe meresapi seluruh getaran yang ditimbulkan oleh sentuhan Chunji. Entah sejak kapan tubuhnya sudah tidak terlindung sehelai benang lagi. Gerakan Chunji demikian lembut dan halus. Seperti seorang perempuan yang mengabdi dengan tulus dan rela pada orang yang ia puja.

Belum pernah L.joe merasa dipuja dan disanjung seperti ini. Chunji melambungkan L.joe ketempat yang sama sekali belum pernah disinggahinya.

Inikah nirwana itu??

Surga tanpa batas

Yang selalu pujangga katakan

Disetiap puisi dan sajak

Jemari Chunji menjadi kuas yang menggoreskan warna-warna cemerlang diatas kanvas. Lidah Chunji adalah gelombang pasang yang melumat pantai. Chunji menelusuri sekujur tubuh L.joe yang perkasa tanpa terlewat sedikitpun. Menghisap habis segenap sari madu tubuh seorang lelaki jantan tanpa tersisa. Mengecap keringatnya, menyesap ototnya.

Menghirup aroma dari tubuhnya.

Chunji menandai setiap pori dan bulu dikulit L.joe, mengesahkan dan menjadi hak miliknya.

Dan menyerahkan segalanya seperti tak cukup lagi untuk membuktikan pengorbanan. L.joe balas mencumbu Chunji dengan gelora yang sama hebatnya. Mereka melebur semua yang dimiliki. Sukma dan raga.

Keganasan L.joe bertemu kelembutan Chunji. Seperti topan yang mengamuk yang bertemu tiupan badai. Dahsyat , sekaligus indah. Saling menggulung dan merampas. Saling menerjang dan mencabik.

Hingga ahkirnya mereka sama – sama pecah meledak, seperti gunung api yang menyemburkan laharnya yang panas. Tak ada yang menang atau kalah. Mereka berdua sama-sama terkapar kehabisan nafas. Tapi tak ingin berhenti.

Lahar masih panas menggelegak. Belum semuanya dimuntahkan dari dalam kawah…..

**************

“gamsahamnida ajjushi atas bantuannya, maaf merepotkan pagi-pagi begini. Aku ingin  memberikan kejutan kepada kedua hyungku”celotehnya panjang lebar membuka pembicaraan saat berjalan dilorong hotel mewah yang Chunji dan L.joe tempati.

“kau anak yang baik. jadi kenapa liburannya terlambat??”

“itu karna aku sakit kemarin ajjushi. Jadi sekarang aku menyusul mereka. Sekali lagi maaf harus memaksa ajjushi untuk menolongku”mereka berhenti tepat dikamar bernomor 202 tersebut.

“ne, tidak masalah anak manis, pintu kamar ini sudah ajjushi buka dengan kunci cadangan. Kau bisa masuk sekarang”

“sekali lagi terima kasih ajjushi”seru Ricky membungkuk

Suara dorongan pintu terdengar ditelinga L.joe, suara bising tadi ternyata membuatnya terjaga. Mencoba membiasakan pelupuk matanya dengan sinar lampu kamar yang menyala. Sura berisik tadipun sudah tidak ada lagi, matanya ingin menutup kembali hingga

“ HYUNG~ aku datang”teriak Ricky yang ternyata sudah didepan ranjang mereka. Sesaat setelah mengatakan itu Ricky terdiam melihat kondisi kamar kedua hyungnya itu.

Pakaian berserakan di lantai, ia melihat pemandangan yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Chunji hyungya yang ia sayangi tidur nyenyak dengan kepala yang tertanam didada bidang L.joe. yang lebih membuat matanya terbelalak lebar keduanya bertelanjang dada hanya menggunakan selimut sabatas pinggang mereka.

Ricky lemas cengkraman pada kopernya merenggang hingga terlepas membuat dentingan lantai berbunyi.

Suara jatuhnya benda itu memulihkan pandangan L.joe sepenuhnya. Terpenjat kaget ia tega mendorong kasar kepala

Chunji yang ada didadanya. Secara tidak langsung juga membuat Chunji terbangun.

Hening tidak ada yang berkata sejenak….

Chunji kini telah sadar sepenuhnya, ia kaget melihat dongsaengnya menyaksikan dirinya seperti sekarang.

“Ricky…sejak kapan kau sampai??”Tanya suara serak L.joe memecah keheningan.

Suara Ricky bergetar ia tidak terlalu bodoh untuk hal seperti ini, mungkinkah?

“kalian…. Apa yang kalian lakukan??”

Tebece yeh ane pegel….oke

Yang belom baca part 1 sama part 2 silahkan ubek note ane cos ini tiap part beda judul, tapi abis baca jangan lupa tinggalin jejak oke

buat silent reader tolonglah sesekali kalian hargai karya orang lain dengan memberi sedikit kenang kenangan seperti komentar oke????

Implementasi politik dan strategi nasional

Implementasi politik dan strategi nasional di bidang hukum:

1. Mengembangkan budaya hukum di semua lapisan masyarakat untuk terciptanyakesadaran dan kepatuhan hukum dalam kerangka supremasi hukum dan tegaknya negarahukum.

2. Menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu dengan mengakui danmenghormati hukum agama dan hukum adat serta memperbaharui perundang–undanganwarisan kolonial dan hukum nasional yang diskriminatif, termasuk ketidakadilan gender dan ketidaksesuaianya dengan reformasi melalui program legalisasi.

3. Menegakkan hukum secara konsisten untuk lebih menjamin kepastian hukum, keadilandan kebenaran, supremasi hukum, serta menghargai hak asasi manusia.

 

Implemetasi politk strategi nasional dibidang ekonomi.

1. Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan sehat dan memperhatikan pertumbuhanekonomi, nilai–nilai keadilan, kepentingan sosial, kualitas hidup, pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan sehingga terjamin kesempatan yang samadalam berusaha dan bekerja, perlindungan hak–hak konsumen, serta perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat.

2. Mengembangkan persaingan yang sehat dan adil serta menghindarkan terjadinyastruktur pasar monopolistik dan berbagai struktur pasar distortif, yang merugikanmasyarakat.

3. Mengoptimalkan peranan pemerintah dalam mengoreksi ketidaksempurnaan pasar dengan menghilangkan seluruh hambatan yang menganggu mekanisme pasar, melaluiregulasi, layanan publik, subsidi dan insentif, yang dilakukan secara transparan dan diatur undang–undang.

 

Implementasi politik strategi nasional di bidang politik 

 1. Memperkuat keberadaan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada kebhinekatunggalikaan. Untuk menyelesaikan masalah–masalah yangmendesak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, perlu upayarekonsiliasi nasional yang diatur dengan undang–undang.

2. Menyempurnakan Undang–Undang Dasar 1945 sejalan dengan perkembangankebutuhan bangsa, dinamika dan tuntutan reformasi, dengan tetap memelihara kesatuandan persatuan bengsa, serta sesuai dengan jiwa dan semangat Pembukaan Undang– Undang Dasar 1945.

3. Meningkatkan peran Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan lembaga–lembaga tingginegara lainnya dengan menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab yangmengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembagaeksekutif, legislatif dan yudikatif.

 

a. Politik luar negeri

1. Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berorientasi padakepentingan nasional, menitikberatkan pada solidaritas antar negara berkembang, mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa–bangsa, menolak penjajahan dalam segala bentuk, serta meningkatkan kemandirian bangsa dan kerja sama internasional bagikesejahteraan rakyat.

2. Dalam melakukan perjanjian dan kerja sama internasional yang menyangkutkepentingan dan hajat hidup orang banyak harus dengan persetujuan lembaga perwakilanrakyat.

3. Meningkatkan kualitas dan kinerja aparatur luar negeri maupun melakukan diplomasi pro-aktif dalam segala bidang untuk membangun citra positif Indonesia di duniainternasional, memberikan perlindungan dan pembelaan terhadap warga negara dankepentingan Indonesia serta memanfaatkan setiap peluang positif bagi kepentingannasional.

 

b. Penyelenggara negara

1. Membersihkan penyelenggara negara dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotismedengan memberikan sanksi seberat–beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, meningkatkan efektivitas pengawasan internal dan fungsional serta pengawasanmasyarakat dengan mengembangkan etik dan moral.

2. Meningkatkan kualitas aparatur negara dengan memperbaiki kesejahteraan dankeprofesionalan serta memberlakukan sistem karier berdasarkan prestasi dengan prinsipmemberikan penghargaan dan sanksi.

3. Melakukan pemeriksaan terhadap kekayaan pejabat dan pejabat pemerintahan sebelumdan sesudah memangku jabatan dengan tetap menjunjung tinggi hak hukum dan hak asasimanusia.

 

c. Komunikasi, informasi, dan media massa

1. Meningkatkan pemanfaatan peran komunikasi melalui media massa modern dan mediatradisional untuk mempercerdas kehidupan bangsa memperkukuh persatuan dankesatuan, membentuk kepribadian bangsa, serta mengupayakan keamanan hak penggunasarana dan prasarana informasi dan komunikasi.

2. Meningkatkan kualitas komunikasi di berbagai bidang melalui penguasaan dan penerapan teknologi informasi dan komunikasi guna memperkuat daya saing bangsadalam menghadapi tantangan global.

3. Meningkatkan peran pers yang bebas sejalan dengan peningkatan kualitas dankesejahteran insan pers agar profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi etika pers,supremasi hukum, serta hak asasi manusia.

 

 

 

d. Agama

1. Memantapkan fungsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral, spiritual,dan etika dalam penyelenggaraan negara serta mengupayakan agar segala peraturan perundang–undangan tidak bertentangan dengan moral agama.

2. Meningkatkan kualitas pendidikan agama melalui penyempurnaan sistem pendidikanagama sehingga lebih terpadu dan integral sehingga sistem pendidikan nasional dengandidukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

3. Meningkatkan dan memantapkan kerukunan hidup antar umat beragama sehinggatercipta suasana yang harmonis dan saling menghormati dalam semangat kemajemukanmelalui dialog antar umat beragama dan pelaksanaan pendidikan beragama secara deskriptif yang tidak dogmatis untuk tingkat Perguruan Tinggi.

 

e. Pendidikan

1. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia menuju terciptanya nilai–nilai universal termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka mendukung terpeliharanyakerukunan hidup bermasyarakat dan membangun peradaban bangsa.

2. Merumuskan nilai–nilai kebudayaan Indonesia, sehingga mampu memberikan rujukansistem nilai terhadap totalitas perilaku kehidupan ekonomi, politik, hukum dan kegiatankebudayaan dalam rangka pengembangan kebudayaan nasional dan peningkatan kualitas berbudaya masyarakat.

3. Mengembangkan sikap kritis terhadap nilai–nilai budaya dalam rangka memilah–milahnilai budaya yang kondusif dan serasi untuk menghadapi tantangan pembangunan bangsadi masa depan.

 

Kedudukan dan Peranan Perempuan.

1.Meningkatkan kedudukan dan peranan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui kebijakan nasional yang diemban oleh lembaga yang mampumemperjuangkan terwujudnya kesetaraan keadilan gender.

2.Meningkatkan kualitas peran dan kemandirian organisasi perempuan dengan tetapmempertahankan nilai persatuan dan kesatuan serta nilai historis perjuangan kaum perempuan, dalam rangka melanjutkan usaha pemberdayaan perempuan sertakesejahteraan keluarga dan masyarakat.

 

Pemuda dan Olahraga

1. Menumbuhkan budaya olahraga guna meningkatkan kualitas manusia Indonesiasehingga memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran yang cukup, yang harus dimulaisejak usia dini melalui pendidikan olah raga di sekolah dan masyarakat.

2. Meningkatkan usaha pembibitan dan pembinaan olahraga prestasi harus dilakukansecara sistematis dan komprehensif melalui lembaga–lembaga pendidikan sebagai pusat pembinaan di bawah koordinasi masing–masing organisasi olahraga termasuk organisasi penyandang cacat bersama-sama dengan masyarakat demi tercapainya sasaran yangmembanggakan di tingkat internasional.

3. Mengembangkan iklim yang kondusif bagi generasi muda dalam mengaktualisasikansegenap potensi, bakat, dan minat dengan memberikan kesempatan dan kebebasanmengorganisasikan dirinya secara bebas dan merdeka sebagai wahana pendewasaanuntuk menjadi pemimpin bangsa yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, patriotis,demokratis, mandiri dan tanggap terhadap aspirasi rakyat.Pembangunan Daerah.

 

1. Secara umum Pembangunan Daerah adalah sebagai berikut :

1. Mengembangkan otonomi daerah secara luas, nyata dan bertanggung jawab dalamrangka pemberdayaan masyarakat, lembaga ekonomi, lembaga politik, lembaga hukum,lembaga keagamaan, lembaga adat dan lembaga swadaya masyarakat, serta seluruhmasayrakat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Melakukan pengkajian tentang berlakunya otonomi daerah bagi daerah propinsi,daerah kabupaten, daerah kota dan desa.

 

3. Mempercepat pembangunan ekonomi daerah yang efektif dan kuat denganmemberdayakan pelaku dan potensi ekonomi daerah serta memperhatikan penataanruang, baik fisik maupun sosial sehingga terjadi pemerataan pertumbuhan ekonomisejalan dengan pelaksanaan ekonomi daerah.

 

Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup.

1. Mengelola sumber daya alam dan memelihara daya dukungnya agar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dari generasi ke generasi.

2. Meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup denganmelakukan konservasi, rehabilitasi, dan penghematan penggunaan, dengan menerapkanteknologi ramah lingkungan.

3. Mendelegasikan secara bertahap wewenang pemerintah pusat kepada pemerintahdaerah dalam pelaksanaan pengelolaan sumber daya alam secara selektif dan pemeliharaan lingkungan sehingga kualitas ekosistem tetap terjaga, yang diatur denganundang–undang.

 

 

 

Implementasi di bidang pertahanan dan keamanan.

1. Menata Tentara Nasional Indonesia sesuai paradigma baru secara konsisten melaluireposisi, redefinisi, dan reaktualisasi peran Tentara Nasional Indonesia sebagai alatnegara untuk melindungi, memelihara dan mempertahankan keutuhan Negara KesatuanRepublik Indonesia terhadap ancaman dari luar dan dalam negeri, dengan menjunjungtinggi hak asasi manusia dan memberikan darma baktinya dalam membantumenyelenggarakan pembangunan.

2. Mengembangkan kemampuan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang bertumpu pada kekuatan rakyat dengan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian NegaraRepuiblik Indonesia sebagai kekuatan utama didukung komponen lainnya dari kekuatan pertahanan dan keamanan negara dengan meningkatkan kesadaran bela negara melaluiwajib latih dan membangun kondisi juang, serta mewujudkan kebersamaan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia dan rakyat.

3. Meningkatkan kualitas keprofesionalan Tentara Nasional Indonesia, meningkatkanrasio kekuatan komponen utama serta mengembangkan kekuatan pertahanan keamanannegara ke wilayah yang di dukung dengan sarana, prasarana, dan anggaran yang memadai

 

MAKNA PEMBANGUNAN NASIONAL

  •    Makna Pembangunan Nasional

Pembangunan nasional adalah upaya untuk meningkatkan seluruh aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang sekaligus merupakan proses pengembangan keseluruhan sistem penyelenggaraan negara untuk mewujudkan Tujuan Nasional. Dalam pengertian lain, pembangunan nasional dapat diartikan merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan dan meliputi seluruh kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara untuk melaksanakan tugas mewujudkan Tujuan Nasional.

Pelaksanaan pembangunan mancakup aspek kehidupan bangsa, yaitu aspek politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan secara berencana, menyeluruh, terarah, terpadu, bertahap dan berkelanjutan untuk memacu peningkatan kemampuan nasional dalam rangka mewujudkan kehidupan yang sejajar dan sederajat dengan bangsa lain yang lebih maju. Oleh karena itu, sesungguhnya pembangunan nasional merupakan pencerminan kehendak untuk terus menerus meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia

secara benar, adil, dan merata, serta mengembangkan kehidupan masyarakat dan penyelenggaranegara yang maju dan demokratis berdasarkan Pancasila.

  •         Hakikat Pembangunan Nasional

Hakikat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembangunan nasional adalah sebagai berikut :

1)      Ada keselarasan, keserasian, keseimbangan, dan kebulatan yang utuh dalam seluruh kegiatan pembangunan. Pembangunan adalah untuk manusia dan bukan sebaliknya manusia untuk pembangunan. Dalam pembangunan dewasa ini dan jangka panjang, unsur manusia, unsur sosial budaya, dan unsur lainnya harus mendapat perhatian yang seimbang.

2)      Pembangunan adalah  merata untuk seluruh masyarakat dan di seluruh wilayah tanah air.

3)      Subyek dan obyek Pembangunan adalah manusia dan masyarakat Indonesia, sehingga pembangunan harus berkepribadian Indonesia dan menghasilkan manusia dan masyarakat maju yang tetap berkepriadian Indonesia pula.

4)      Pembangunan dilaksanakan bersama oleh masyarakat dan Pemerintah. Masyarakat adalah pelaku utama pembangunan dan pemerintah berkewajiban untuk mengarahkan, membimbing, serta menciptakan suasana yang menunjang. Kegiatan masyarakat dan kegiatan Pemerintah saling mendukung, saling mengisi, dan saling melengkapi dalam satu kesatuan langkah menuju tercapainya tujuan pembangunan nasional.

  •        Tujuan Pembangunan Nasional

 

Pembangunan nasional dilaksanakan untuk mewujudkan Tujuan Nasional seperti termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV, yaitu ……. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial serta mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana termaktub dalam alinea II Pembukaan UUD 1945.

1.     d. Visi dan Misi Pembangunan Nasional

 

  •         Visi

Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, demokratis, berkeadilan, berdaya saing, maju, dan sejahtera dalam wadah negara Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat, mandiri, beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki etos kerja yang tinggi dan disiplin.

  •       Misi

Untuk mewujudkan visi bangsa Indonesia masa depan, misi yang diterapkan adalah sebagai berikut :

1)      Pengamalan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarkat, berbangsa dan bernegara.

2)      Penegakan kedaulatan rakyat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

3)      Peningkatan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan kualitas keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan persaudaraan umat beragama yang berakhlak mulia, toleran, rukun dan damai.

4)      Penjaminan kondisi aman, damai, tertib dan ketenteraman masyarakat.

5)      Perwujudan sistem hukum nasional yang menjamin tegaknya supremasi hukum dan hak asasi manusia berlandaskan keadilan dan kebenaran

6)      Perwujudan kehidupan sosial budaya yang berkepribadian, dinamis, kreatif, dan berdaya tahan  terhadap pengaruh globalisasi.

7)      Pemberdayaan masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi nasional, terutama pengusaha kecil, menengah dan koperasi, dengan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan, bersumber daya alam, dan sumber daya manusia yang produktif, mandiri maju, berdaya saing dan berwawasan lingkungan.

8)      Perwujudan otonomi daerah dalam rangka pengembangan daerah dan pemerataan pertumbuhan dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia.

9)      Perwujudan kesejahteraan rakyat yang ditandai oleh meningkatnya kualitas kehidupan yang layak dan bermartabat serta perhatian utama pada tercukupinya kebutuhan dasar, yaitu pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, dan lapangan kerja.

10)  Perwujudan aparatur negara yang berfungsi melayani masyarakat, profesional, berdaya guna, produktif, transparan; yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

11)  Perwujudan sistem dan iklim pendidikan nasional yang demokratis dan bermutu guna memperteguh akhlak mulia, kreatif, inovatgif, berwawasan kebangsaan, cerdas, sehat, berdisiplin, bertanggungjawab, berketerampilan, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka mengembangkan kualitas manusia Indonesia.

12)  Perwujudan politik luar negeri yang berdaulat, bermanfaat, bebas dan proaktif bagi kepentingan nasional dalam menghadapi perkembangan global.

Visi (impian/harapan) dan misi (hal-hal yang akan dilakukan untuk mencapai visi) tersebut merupakan dasar dan rambu-rambu untuk mencapai tujuan bangsa dan cita-cita nasional. Berdasarkan visi dan misi itu, maka disusunlah suatu kebijakan pembangunan nasional. Berikut secara sederhana dapat diberikan bagan tentang paradigma pembangunan nasional berdasarkan konsep, prinsip dan nilai-nilai Pancasila.


Dewasa ini pembangunan di Indonesia mengalami dekadensi (kemerosotan) yang amat drastisdari berbagai aspek. Hal ini dibuktikan dengan kasus-kasus yang banyak terjadi di Indonesiaantara lain korupsi, yang merupakan salah satu contoh kemerosotan pada aspek humanisasi;melemahnya kurs rupiah terhadap mata uang dollar pada aspek emansipasi; dan kemiskinan yangtidak teratasi. Kemerosotan ini disebabkan oleh kemunduran sumber daya manusia di berbagaiaspek, baik sektor pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan politik. Sumber daya manusia diIndonesia seperti kehilangan jati diri mereka.Dibalik kemorosotan dan kemiskinan sikap yang dihadapi, sebenarnya Indonesia memilikisebuah harta yang merupakan sebuah kunci emas sebagai pengontrol dan senjata ampuh bagibangsa Indonesia dalam perang besar menghadapi perkembangan dan perubahan zaman yangtidak dapat dihentikan. Seiring berjalannya waktu, ilmu pengetahuan akan semakin maju,manusia akan berangsur-angsur berubah, baik dalam sikap dan gaya hidup. Saat sebuah bangsatidak sanggup menghadapi arus raksasa yang mematikan itu, maka sebuah bangsa akan hancur.Mereka akan termakan oleh kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kepercayaan merekaakan musnah dan hanya akan menjadi sejarah atau mungkin tidak lagi dikenali. Dalam hal ini,Pancasila merupakan sebuah tameng sekaligus pedang emas milik bangsa Indonesia, sehinggabangsa Indonesia dapat bertahan dari serangan arus perkembangan zaman tersebut.Ketangguhan Pancasila tidak diragukan lagi. Pancasila bahkan bukan sebuah pedang bermatadua yang dapat menghancurkan Indonesia. Hanya saja, saat bangsa Indonesia sebagai pemilik
 

dari Pancasila itu sendiri mulai melupakan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi mereka,maka pengaruh dan peran Pancasila yang dahsyat itu tidak akan dapat melindungi bangsa inilagi.Pancasila sebagai ideologi terbuka Indonesia sudah ada sejak 1 Juni 1945. Proses perumusanPancasila melalui beberapa tahap dan pertimbangan. Tokoh-tokoh pemuka Indonesia seperti Ir.Sukarno, Muh. Yamin, dan Supomo telah sama-sama menuangkan buah pikirannya dalammerumuskan dasar negara. Tidak hanya dalam proses pembuatannya, mempertahankan Pancasilasebagai dasar negara tidak semudah membalikkan telapak tangan. Indonesia mengalamirintangan yang berat, seperti insiden G/30-S/PKI yang memakan banyak korban jiwa. Karenadirumuskan oleh tokoh indonesia, Pancasila secara alami lahir dari kepribadian bangsa Indonesiasendiri. Nilai-nilai yang terkandung dalam tiap butir sila Pancasila merupakan cerminan jati diribangsa yang sudah melekat pada tiap sanubari warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.Namun, seiring berjalannya waktu, Pancasila belum dapat diterapkan secara maksimal. Hal initampak dari kemerosotan yang terjadi di Indonesia. Jika dikaji lebih lanjut, Pancasila dapatmembawa negara indonesia menjadi negara yang jauh lebih maju dari kondisinya sekarang.Pancasila memiliki lima buah sila yang memiliki arti khusus dan mendalam sesuai dengan

kepribadian bangsa Indonesia. Sila pertama yang berbunyi, “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Sila

ini mengemukakan tentang hubungan manusia, terutama bangsa Indonesia dengan Tuhan. Sesuaidengan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 29 ayat (2) bahwa Negara menjamin kemerdekaantiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurutagama dan kepercayaannya itu. Wilayah Indonesia yang terbentang luas dari Sabang sampaiMerauke dihuni oleh berbagai suku dan agama. Agama sendiri merupakan sebuah kepercayaanmasing-masing individu yang tentu saja tidak dapat dipengaruhi secara langsung oleh faktor-faktor dari luar. Saat seseorang telah mengakui sebuah agama sebagai sesuatu yang ia percayaserta sebagai tuntunan dan pedoman hidup baginya, maka faktor luar yang ingin mempengaruhiindividu tersebut dari segi agama malah akan dianggap sebagai sebuah faktor negatif. Sesuatuyang kurang sejalan bertemu, maka akan terjadi konflik. Saat kedua belah pihak tidak ada yangmengalah dan tidak memiliki sikap saling menghormati dan bertoleransi, maka konflik itu akanmenjadi besar dan menimbulkan sebuah perpecahan. Untuk menghindari terjadinya keretakandalam persatuan dan kesatuan bangsa, Pancasila memiliki andil besar. Pancasila mengakuiadanya pluralisme bangsa Indonesia tidak terkecuali agamanya. Pluralisme ini sendiri merupakansesuatu yang sudah ada dalam diri bangsa Indonesia sejak zaman dahulu. Pada sila pertamainilah, hal yang kita kenal dengan toleransi dan saling menghormati diajarkan kepada kita.Pemerintah juga telah menjamin keamanan dan hak-hak warga negaranya untuk memeluk agamatertentu dan menjalankan agamanya itu dengan baik dan benar sambil menghormati agama lain

SEJARAH HURUF HANGEUL

Berhubung korean wave sedang booming di indonesia, jadi tulisan kali ini saya akan membahas sedikit tentang asal muasal huruf korea atau yang disebut huruf hangeul ditemukan.

Huruf Hangeul [dibaca : han-geul] merupakan sistem huruf simbol yang dirancang oleh pemimpin negara korea pada zaman kekuasan Raja Sejong [1397-1450] pada masa kepemimpinannya sebagai raja dikorea ia membuat suatu simbol huruf dari Dinasti Joseon yang diresmikan sebagai abjad bahasa korea.

Saat pertama kalinya Raja Sejong menyusun Han-geul [1443 M] , abjad han-gul yang pertama ini terdiri dari 28 karakter, yaitu 17 huruf konsonan dan 11 huruf vokal. Huruf vokal yang ia susun didasari oleh filosofi “Tiga Komponen Dasar Kehidupan”.

Yang berarti Surga [ᄋ] , Bumi [ㅡ] , dan Manusia [ㅣ].

Namun seiring perkembangannya saat ini huruf yang lazim digunakan terdiri atas 40 karakter, yaitu 10 huruf vokal tunggal, 11 huruf vokal gabungan, 14 huruf konsonan , dan 5 huruf konsonan ganda.

Nah itulah cerita sedikit tentang sejarah huruf hangeul bermula. Yang perlu kita contoh dari Negara Korea adalah karena mereka sangat bangga dengan bahasa mereka. Saking bangganya mereka dengan hangeulnya jarang sekali orang korea menggunakan bahasa asing maupun menuliskan sesuatu apapun dengan huruf abjad. Mereka lebih suka menggunakan huruf Hangeul yang mereka miliki.

Sedangkan anak muda kita jaman sekarang jangankan menulis bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dalam percakapan sehari-hari saja lebih suka menyisipkan bahasa inggris agar terdengar lebih GAUL, atau biar gak dibilang ketinggalan jaman. Memang tidak ada salahnya, tapi kita gak boleh lupa dengan Bahasa Indonesia dan kita tetap harus bangga dengan bahasa kita sendiri………… jadi secinta apapun kamu pada bahasa asing manapun„ tapi tetap harus bangga dengan Bahasa Indonesia.

FF LOVE IS GREY//YAOI//ONE SHOOT

Title : Love is Grey

Pairing Cast:

- Yoo Chang Hyun as Ricky

- Lee Byung Hun as L.joe

- Kim Hyuna as cameo

Genre: YAOI, FICLET, AGNST, Romance

Rating : T

Author : Arfiana Cimagnae Shinee aka admin MJ aka MinJi

Readers jangan protes yah karna ff ini saya but FICLET alias jenis ff yang pendek buanget, kalo kalian ga suka sama endingnya kan diatas udah dikasih tau kalo ini AGNST alias ff yang endingnya sedih jadi buat yang ga suka sama sad ending jauh-jauh daripada ujung-ujungnya pada demo ke saya.

WARNIG : saya buat cerita ini karna saya suka banget sama author paporit saya disalah satu page yaoi couple fanfaction namanya( sensor ) bukan bermaksud untuk jiplak tapi mungkin ide ceritanya sama hanya pemain dan plot alur berbeda endingnya pun berbeda dan saya pastikan tidak ada adengan yang sama. Saya BERSUMPAH TIDAK BERMAKSUD MENJIPLAK SAYA HANYA MAU MEMBUAT IDE CERITA YANG SAMA SAJA. 

TERIMA KASIH

Sebelum saya lupa saya mau ngucapin terima kasih sama teman sekelas saya yang telah memberi saya inspirasi untuk ff ini. Thanks banget yah mr.H lo bener-bener uke tercantik yang pernah gue liat setelah Taemin dan keponakan gue wkwkwkwkwkwkwkw!!!!

 juga buat same nya mr.M yang punya fans baru dari kereta ekonomi jurusan Depok-Jakarta sumpah mr.M gue gak berenti ngakak liat tu cewe langsung meluk lo terus dy bilang ke lo  “om…om ganteng dech” wkwkwkwkwkw….dan parahnya lagi tu cewe manggil pasangan lo si mr.H dengan sebutan ibu

Hahahahahaha harus gue akuin mr.H lebih cantik dari gue yang cewe tulen asli sorry yah mr.H…oia kapan kapan kalo maen gaple lagi jangan lupa ajak gue hehehehehehe

Oke kita mulai aja nii ceritanya, oia saya lupa bilang kalo ini ff ONE SHOOT pertama saya hehehehehe^^

“hyung aku mencintaimu……

Tolong jangan suruh aku untuk berhenti mencintaimu

Karna mencintaimu itu adalah nafasku

Hyung apa kau tahu betapa besarnya cintaku

Dan sungguh menyesatkan diriku yang lemah ini”

“hyung saranghae…”

Namja tampan itu membuatku tersendu dalam damai, sungguh aku benar-benar mencintainya. Mencintai dosa ini dari alam sadarku hingga aku tak kuasa untuk berhenti. Apa kau tahu setiap untaian kalimat cinta yang terlontar dari bibirku ini begitu tulus? Apa kau bisa mendengar ucapan jujur cintaku ini hyung?

“hyung apa kau juga mencintaku??”lancang sekali mulut ini menanyakan hal yang begitu tabu untuknya. Menatap tajam mata elangnya yang berhadapan dengan tubuhku. Berulang kali ku utarankan perasaan ini namu hasilya tetap sama, cintaku tetap abu-abu dimatanya.

Tersungging senyum singit dibibirnya “mianhae ricky aku menyayangimu hanya sebagai adik”jawab sendu dari bibir tipis itu.

Ia usapkan lembut pucuk kepalaku, wae hyung? Kau selalu menjawab pertanyaanku dengan seperti itu. Kau menolak cintaku sementara kau perlakukan diri ini sangat manis, membuat diriku semakin sadar kalau aku terjebak dalam pusaran abnormal. 

Ku akui akulah yang memulai semua dosa ilegal ini, mencintai dosa ini tanpa punya kuasa untuk menolaknya. Kenapa hyung? kenapa kau selalu seperti itu padaku. Tahukah dirimu, ini begitu sakit untukku??

Ia pergi menjauh setelah beberapa teman-teman wanitanya beringsut memanggil untuk segera meninggalkanku, kemudian bersenang-senang dalam kelamnya dunia yang kalian semua sebut itu dengan kata NORMAL.

Aku merasa seperti seorang pengemis cinta, apa sebegitu hinanyakah diriku ini karna mencintai seseorang? Tuhan salahkah aku mempunyai perasaan cinta?

Tak kulihat lagi sosoknya, ia benar-benar sudah menghilang dari penglihatanku. Kusandarkan punggung ini ke dinding yang berada disampingku.  Mencoba meringankan beban yang selama ini selalu kupikul sendiri.

___________________________

Sebut saja aku ini Ricky bocah berumur 17 tahun. Terlahir dengan wajah yang imut dan manis bak seorang anak gadis, efek yang kurasa karna wajahku ini adalah banyak namja yang tertipu dengan penampilanku. Bahkan ada sebagian dari mereka yang memujaku itu adalah laki-laki. Bayangkan aku digilai oleh pria sungguh tak dapat kumengerti, karna pada saat itu aku belum paham dengan sebutan LOVE WITHOUT GENDER???. Sampai pada saatnya aku mengalaminya sendiri.

Aku bertemu dengannya 3 bulan di subway, saat itu adalah hari pertamaku disekolah menengah atas tingkat satu. Ia berdiri menghadapku ditubuhnya ia gunakan seragam serupa denganku, karna keadaan subway yang terlalu penuh dan sesak. Secara tidak sengaja bibir sexy itu mendarat sempurna dipipi kiriku, yang membuat aliran darahku naik.

“mianhamida, sungguh aku tidak bermaksud “katanya menyesal

“ah…ne gwanchana”kutundukan kepalaku karna malu

“kau satu sekolah denganku juga yah, tapi kenapa aku tidak pernah melihatmu?”

“ne aku anak baru, tingkat satu”

“oh pantas, tapi kalau dilihat baik-baik kau ini manis juga yah. Aku jadi tidak merasa menyesal menciummu barusan”

“sebenarnya itu ciuman pertamaku”

‘jinja?? Wah maaf aku benar-benar tidak bermaksud mencurinya darimu”

Sejak saat itu aku selalu membayangkan wajahnya dalam anganku., kami memang menjadi teman dekat akibat insiden itu. Sifatnya yang jahil, brutal, arogan bahkan terkesan berengsek malah makin membuatku berdecak kagum padanya. Namja yang begitu sempurna, mata tajam, bibir tipis menggoda, rambut blonde, dan dada yang datar dan terkesan sexy bagiku.

Lagi-lagi hanya sebuah anganku untuk bisa memeluknya. Cintaku bertepuk sebelah tangan.

_______________________

Jalan setapakku terhenti disebuah kafling subway, tempat ini juga mengingatkan ku tentang dirinya. Kulihat bayangan tubuhku dengan ia yang berjalan berdampingan denganku. Saat itu dia tersenyum lebar, sungguh tampan. Sampai beberapa pemuda mengusik langkah kami, awalnya mereka mau minta sejumlah uang. Namun karna melihat ia yang menggandeng tanganku, para pemuda itu mengejek kami sebagai pasangan homo.

Kesal dan merasa tidak terima, nekad ia beradu tinju dan hasilnya ia yang memenangkan pertandingan dadakan itu.

“Ljoe hyung kau keren!!!”itu yang keluar dari mulutku

“ck!!tentu saja kau baru tahu? Lagi pula aku tidak suka dengan tatapan mereka padamu”sahutnya

“memangnya kenapa hyung?kau cemburu?”

‘iya…aku cemburu, karna Ricky kecilku ini dilirik pria lain” ia usapkan lembut kepalaku tak lupa dengan killer smile yang ia miliki.

Walau pernyataannya waktu itu dibarengi dengan godaan gelak tawanya,namun hati ini bergetar begitu hebat. Seperti ada sengatan listrik ditubuhku, jatuh cinta mungkin itu yang kurasakan. Aku dan dirinya menjadi sangat dekat, ku ikuti jejaknya kemanapun ia pergi. Sampai-sampai banyak murid disekolah kami mengatakan bahwa aku dan l.joe hyung adalah pasangan kekasih. Aku suka dengan sebutan atau semua gossip yang dilimpahkan kepada kami. Bahkan hyung pernah sengaja mencium pipiku didepan umum karna kesal.

Bebeda denganku, ia malah terkesan tidak suka dan acuh, belakangan ini ia malah menjauhiku karna gossip itu yang makin semakin menjadi-jadi. Apalagi saat pertama kali aku mengatakan aku cinta padanya.

Sudahlah berkali-kali aku meyakinkan dirinya bahwa aku tidak perlu balasan cinta darinya, namun pada ahkirnya akulah yang menguatkan diriku sendiri, bahwa aku dan ia tidak mungkin bisa bersama.

Subway yang kutunggu sejak tadi tiba, menyudahi lamunanku tentang semua keperihan dan cinta yang tabu ini. Ingin sekali diriku cepat sampai dirumah dan melupakan semua kejadian hari ini disekolah.

“Perih sungguh sesak dan sakit hyung

Melihatmu pergi dengan wanita lain

Seolah-olah kau ingin mengatakan padaku dan dunia

Bahwa kau normal dan aku tidak

Jika demikian kenapa kau selalu bilang menyayangiku hyung?

Ini sungguh beban untukku”

__________________

2hari berselang, seperti biasa pagi ini pergi kesekolah menjalani rutinitasku sebagai siswa biasa. Berjalan dikoridor sekolah dengan semua mata tertuju padaku, tentu karna seluruh sekolah sudah tahu bahwa aku menyukai pria.

“tampangnya  manis sekali seperti malaikat, tapi tak disangka ternyata dia lebih hina dari iblis”

“aku kasihan pada L.joe oppa padahal L.joe oppa selalu melindunginya, tapi ternyata dia punya maksud terselubung dan berpura-pura lemah dihadapan semua orang”

“dasar penjilat….dasar gay”

Begitulah bisik mereka yang memandangiku dengan tatapan jijik, seolah aku ini tak pantas hidup didunia yang fana ini. Apa kalian pernah tahu bagaimana aku melewati semua ini, bukan hal yang mudah bagiku untuk mengakui bahwa aku adalah seorang gay.

“hyung jika kau tanya kenapa sampai detik ini aku bisa bertahan

Jawabannya adalah kau hyung

Tidak perduli seberapa kerasnya kau menjauhiku

Aku akan tetap disini untuk melihat senyum mu

Hyung saranghae, maafkan aku yang munafik ini

Karna cinta ini terlalu jujur”

_________________

Seongsaenim sedang menjelaskan tentang pelajaran trigonometri didepan kelas, tapi tidak sedikitpun  dari penjelasannya yang dapat kumengerti. Benar saja dugaanku, sekarang setelah selesai menjelaskan ia ingin aku untu maju kedepan kelas dan mengerjakan soal yang ada dipapan tulis. Betapa lengkapnya penderitaanku hari ini, karna sungguh aku benar-benar tidak mengerti satupun.

Sebagai hukuman  karna tidak biasa mengerjakan soal tadi sekarang aku berada digudang belakang sekolah, memberesakan tempat busuk ini seorang diri. Saat ingin kembali kekelas kulihat ada dua orang siswa yang sedang berciuman dan tentu mereka pasangan normal.

Kulihat yeoja itu mendekat pada sang namja, bergelayut manja dilengannya, dan menlanjutkan kembali kegiatan mereka yang sempat terhenti karna melihat kearahku. Namun aksi mereka itu langsung terhenti saat L.joe hyung mendapati mereka berdua.

“Hyuna….kau….”L.joe hyung kaget dan berteriak, kurasakan amarahnya sedang begejolak karna melihat tontona bejat yang baru saja terjadi.

“L.joe…ini tidak seperti yang kau lihat, dia yang lebih dulu menciumku” jawab yeoja itu

Bohong…itu bohong hyung, gadis itu berkata bohong. Aku meliahatnya sendiri ia yang terlebih dulu menciumnya. Tak bisa berbuat banyak kutundukan saja kepalaku malu karna ternyata l.joe hyung juga mengetahui keberadaanku. Tanpa banyak bicara L.joe hyung pergi meninggalkan yoeja itu, masih dengan amarah yang terbenam dihatinya.

“L.joe tunggu biar kujelaskan dulu!!!!” yeoja itu berteriak seraya mencoba untuk menyamakan langkahnya agar sejajar dengan L.joe hyung. Aku hanya diam terpaku bersama namja yang tak ku ketahui identitasnya itu.

  Sudahlah kukatakan sejujurnya pun L.joe hyung juga tidak akan percaya padaku.

____________________

Sialnya aku hari ini, pulang kerumah dalam keadaan basah kuyup, entah kenapa saja tiba-tiba hujan mengguyur kota Seoul. Malam ini aku hanya sendiri tinggal diirumah karna kedua orang tuaku pergi ke Daegu mengunjungi nenek dan baru akan pulang lusa.

Selesai mengeringkan badan, ku kenakan baju ganti agar tidak masuk angin. Terdengar suara ketukan pintu depan rumahku, siapa yang bertamu malam-malam begini??pikirku. Lalu kutujukan kakiku ke arah suara tersebut karna semakin lama dibiarkan orang tersebut semakin mengetoknya dengan brutal.  Saat kubuka pintu kulihat sesosok namja yang berdiri terhuyung-huyung, tercium aroma alcohol yang menyeruak dari tubuhnya. Mataku semakin terbelalak melihat ia yang tiba-tiba saja memelukku.

“Ricky kecilku” panggilnya dengan suara lirih

“L.joe hyung apa yang kau lakukan disini kau habis mabuk?”

“anak manis, aku rindu padamu”ocehnya lagi yang semakin tidak jelas

“ayo hyung masuk kau basah kuyup”kubopong tubuh semampainya itu menuju ruang tamu. Ku baringkan ia disofa sementara aku mengambil selimut untuk menghangatkan tubuhnya.

Kuselimuti ia yang masih keadaan setengah sadar itu, matanya mulai terpejam. Mungkin ia seperti ini karna kejadian tadi siang saat ia melihat teman wanita, atau haruskah aku sebut kekasihnya itu sedang berciuman dengan pria lain?

“hyung kenapa kau seperti ini???

Kau rela mabuk hanya demi perempuan seperti itu

Hyung neomu appo

Apa kau bisa merasakan lukaku ini hyung??”

Kutatap manik wajah tampan yang ia miliki, wajah yang selalu membuatku tidak bisa berfikir logis. Sungguh ini lebih menyakitkan melihatnya tak bisa terseyum karna cintanya sedang terluka.

Kumulai beranjak dari sofa, tindakan yang paling tepat yang dapat kulakukan saat ia sedang terpuk dan marah seperti ini, adalah membiarkannya sendiri. Namun ternyata ia menahan lenganku. Aku terkejut ternyata ia belum terlelap dan membuat matanya memangku.

“Ricky temani aku disini”suaranya benar-benar seperti memohon padaku

Aku bingung dengan perkataanya barusan, namun setiap kali mendengar permintaannya aku tetap tidak bisa menolak. Walaupun aku tahu ia telah berulang kali menyakiti hatiku, terlalu bodohkah aku?

“ne hyung…aku akan temani kau sampai tertidur”

Perlahan ia bangkit dan duduk mengahdap wajahku, saat ini yang kurasakan adalah panas menjalar keseluruh tubuh. Aku sangat yakin bahwa wajahku pasti sudah sangat memerah sekarang. Kupalingkan wajahku agar tidak terlihat olehnya, sedetik kemudian ia raih daguku menatap wajahku, kemudian mencium bibir manisku.

Tercekat karna ulahnya kudorong ia lembut agar tidak menyakitinya.

“L.joe hyung apa yang kau lakukan??”

“kau bilang kau mencintaiku kan?? Jadi tidak apa kalau begini”ucapnya matanya mengintrogasiku entah maksudnya apa aku tidak mengerti. Tapi harus aku akui, aku menyukai perlakuannnya padaku.

Ia kembali menautkan bibirnya denganku, saat itu aku sedikit ragu. Karna ia tidak memejamkan matanya, sorot matanya kosong walau bibirnya tetap saja mencoba menerobos masuk kedalam mulutku.

“Hyung apa kau mencintaiku??

Apa pandanganmu berubah??

Atau kau hanya sedang melampiaskan kemarahanmu padaku??”

Aku menangis didalam ciuman dinginnya, hatiku benar-benar hancur. Tak terselip cinta atau rasa suka diciuman kami. Hanya rasa benci , kemarahan, emosi yang menghiasi ciuman panasku dengan dirinya.

“Hyung apa ini yang disebut Cinta?

Apa cinta begitu sakit seperti ini hyung??

Bukan…bukan seperti ini yang kuinginkan hyung

Bukan cinta seperti ini”

________________________

Pagi ini aku terbangun dengan ia yang sudah lenyap entahlah mungkin ia sudah pergi pagi-pagi sekali, meninggalkanku sendiri dalam kehampaan yang ia torehkan dihatiku. Semalam ia terus saja menciumi diriku dengan begitu kasar, dan arogan. Tapi jangan kalian harap bahwa aku dan L.joe hyung bercinta semalam, karna pada kenyataannya ia tak pernah menyentuhku lebih dari 5 menit.

Selesai dengan rutinitas pagiku, kupercepat langkah kaki kecilku mencoba mencari sosoknya disekolah. Kujelajahi semua sudut yang ada, tanpa perduli disekelilingku bisikan-bisikan miring tentang diriku.

Tak jua kutemukan dirinya sampai aku memutuskan untuk pergi ketaman yang ada didepan sekolah kami. Kulihat yoeja kemarin terduduk bersama seseorang yang tak asing buatku. Sepertinya mereka sedang berbicara serius, tanpa bermaksud untuk menggangu kuberanikan langkah ini mendekati mereka.

“itu karna aku tidak suka kau terlalu dekat dengan anak manja itu L,joe!!!”

“kau fikir aku tidak risih berulang kali ia bilang cinta padaku”

“kan sudah kubilang jangan dekat lagi dengannya. Lihat wajahnya itu seperti perempuan”

“aku menyanginya hanya sebatas adik tidak lebih”

“KAU DAN DIA BERBEDA, DIA ITU GAY DAN KAU PRIA NORMAL L.JOE!!!” yoeja itu berteriak dan reflek aku muncul dihadapan mereka

“ia kau benar, aku memang seorang yang abnormal” sahutku yang ternyata mengejutkan mereka.

“Ricky….sejak kapan kau berada disitu”Tanya L.joe hyung padaku seraya bangkit dari duduknya.

“cukup lama untuk mendengar semuanya hyung”kutatap tajam matanya itu, L.joe hyung hanya menatapku dengan pandangan seperti menyesal. Dan yoeja itu sepertinya terlalu jijik untuk menatapku sehingga ia memalingkan wajahnya.

“kenapa hyung, kenapa???apa aku salah hyung??katakan!!! bukankah semua orang yang merasakan cinta itu normal hyung??? apa yang salah dari cintaku hyung…hiks…hiks….”tak dapat lagi kubendung tangisku

“Ricky….bukan begitu aku hanya….”

“aku tahu hyung, kau hanya menyayangiku sebagai adik…terima kasih karna kau sudah begitu baik padaku hyung”

“Ricky….aku…”

“aku pergi hyung maaf menggangu pembicaraan kalian”ku larikan kaki kecilku untuk segera pergi menjauh dari kedua orang ini. Lebih baik begitu daripada aku terus keras kepala dengan kehendakku.

“Ricky tunggu!!!”seru L.joe hyung yang ternyata menyusulku dibelakang

Tak perduli lagi dengan teriakkan yang memanggil namaku, aku hanya ingin mengikuti kemana saja kakiku ini ingin melangkah. Sambil terus berlari dengan kucuran air bening dipipiku.

“RICKY AWAS!!!!”

BRUKKKK

Yang kurasakan adalah sepertinya tubuhku melayang ke angkasa, bisa kulihat jelas betapa putihnya istana langit yang terpampan dimataku. Sejenak aku merasa ada aliran merah segar dari kepalaku, terlalu sulit untuk mencerna dengan apa yang baru saja kualami.

“Ricky kau…kau …bertahanlah”katanya yang kini memangku tubuhku

“L.joe…hyu..hyung sa..rang…hae….” ucapanku mulai terbata karna tersedak cairan kental merah yang ternyata juga keluar dari mulutku sendiri.

“Ricky sebentar bertahanlah”L.joe hyung kali ini menatapku sendu

“hyu..ng…bisa….kah…..kau…..ucap…kan….ci…cin..ta ppaa….daa…ku?”tanyaku memohon agar dia mau mengatakannya walaupun itu hanyalah sebuah kebohongan, tak apa itu sudah cukup.

Namun tak ada jawaban darinya L.joe hyung hanya terus menatapku sendu. Apa kau merasa sedih jika aku seperti ini hyung???kuberi ia senyuman terbaikku, berusaha agar terlihat bahwa aku tidak apa-apa

“aku…menger…ti hyu…ng….tapi…aku…tetap…men…cin…taimu” itulah kata terahkir yang bisa ku ucapkan padanya.

Ternyata l.joe hyung benar-benar seorang namja yang sangat baik dibalik sifat arogannya. Ia tetap tidak mau berbohong padaku walau ia tahu aku yang memintanya.

Bahkan diujung usiaku ini CINTA yang kupelihara untuknya tetap ABU-ABU.

THE END

MY SECON FF | AND LOVE HAS JUST BEGUN…

MY SECON FF | AND LOVE HAS JUST BEGUN….

TITLE : AND LOVE HAS JUST BEGUN….

CAST : L.JOE

             CHUNJI

             RICKY

 Yang lain menyusul

GENDRE: YAOI, AGNST, Romance

RATING : BISA BERUBAH KAPAN AJAH SAYA MAU HAHAHA

AUTHOR : Arfiana Cimagnae Shinee aka admin MJ aka Min Jee

“jangan heran….hyungku itu bukan tidak mau berbicara padamu” ricky terdiam sejenak menoleh pada Chunji hyungnya.

“hyungku itu bisu…”ucapnya pelan hampir seperti berbisik, tapi masih bisa didengar oleh L.joe.

“mwo????” L,joe membulatkan matanya tak percaya…nafasnya tercekat

************************************

Kemarin setelah mengetahui namanya, dan tak sengaja aku tahu bahwa ia bisu, entah perasaanku saja atau memang Tuhan sengaja mentakdirkan diriku untuk benar-benar terjerumus dosa laknat ini. Aku malah semakin penasaran dengan dirinya itu, sedikit merasa iba. Mungkin….

“hyung kau yang kemarin kan??”

Anak ini…..dongsaengnya

“eum”jawabku singkat

“ah aku mau ke kantin, Chunji hyung sudah menungguku. Kajja kita pergi bersama”celotehnya lagi.

“eh???”tanpa persetujuan dariku anak ini malah sudah menarik lenganku untuk ikut bersamanya. Mengurungkan niatku untuk makan diatap sekolah seperti biasanya.

Sampai dikantin aku melihat ada sosoknya yang duduk dengan manis menopang wajah cantiknya itu dengan tangan kanan yang ditekuk diatas meja. Ricky melambai kearahnya yang sedang melalmun itu. tersenyum singkat kemudian menghampirinya.

“hyung ini temanmu aku ajak untuk makan bersama”

“…….”

Lagi- lagi sebuah isyarat tatapan mata yang tak kumengerti.

“hehe aku sih yang menariknya”jawab ricky dengan memasang wajah innconetnya

“…….”Chunji menatap adiknya itu dengan pandangan yang sulit diartikan, tak lama berselang ia meliat kearahku yang masih saja berdiri, tersenyum simpul

DEGH

DEGH

DEGH

Tuhan jantung ini berdetak lagi, kenapa selalu saja seperti ini?? Tiap kali melihatnya aku tidak bisa mengkontrol diriku sendiri.

Tanpaku duga ia menepuk kursi kosong yang ada disebelahnya, memberiku isyarat untuk segera duduk kah???

“hyung dia menawarimu duduk disebelahnya”suara Ricky membangunkan L.joe dari lamunannya.

“eh ne, gomawo”

Pada ahkirnya kami bertiga duduk bersama seperti kemarin, aku berada disebelahnya dan ricky dihadapan kami. Disadari atau tidak oleh Ricky kedua orang yang dihadapannya itu merasa sedikit canggung dan gugup. Entah apa yang membuat mereka seperti itu.

Ricky datang membawa nampan berisi makanan, karna terlalu repot harus membawa nampan yang berat L.joe mencoba membantunya menjulurkan nampan keatas meja untuk Chunji. Saat Ricky menyodorkan minuman untuk sang hyungnya itu. L.joe tertegun sesaat karna ukuran cup itu terlalu kecil, bagaimana mungkin ia memberikannya pada Chunji tanpa menyenggolnya. Tapi dijulurkannya juga cup plastic itu pada Chunji.

Dan tangan mereka pun bersentuhan. Hanya sedetik, tapi sedetik yang membakar jiwa dan raga.

Cuma perlu sepercik api

Untuk meletup dan melahap habis semuanya

Karna sisanya adalah slang

Berisi bensin dan minyak gairah

L.joe dan Chunji sama sama terkejut, cepat-cepat mereka menjauhkan tangan mereka jika tidak ingin menjadi arang. Sementara Ricky mulai sibuk dengan makanannya sendiri.

Reflek Chunji menundukan wajahnya, rona merah menghiasi kedua pipinya yang putih bersih. Seperti kilau matahari diatas hamparan salju abadi, menjadikan dirinya semakin menawan. L.joe pun yang melihatnya terpesona. Lagi getar aneh itu menyelubungi hatinya. Detik itu juga L.joe mengutuk dirinya sendiri. Apa yang terjadi? Ia namja yang normal. Yah ia sudah berjanji untuk tidak terpikat pusaran belenggu dari seorang Chunji.

Aku bersembunyi

Didalam gelap dirimu……

Aku terperangkap

Tapi tidak pernah tersesat….

****************

3 bulan kemudian

Semenjak itu kami bertiga selalu pergi bersama kemanapun, ke kantin, ke perpustakaan, bahkan pada jam pulang sekolah pun kadang kami pulang bersama karna jalan yang kami tempuh ternyata searah. Entahlah kami seperti memiliki hubungan yang aku sendiri tidak bisa menjelaskan seperti apa.

Padang pasir yang dulu kering kini menjadi subur, mungkin karna hadirnya sekarang mengisi hari-hariku. Burung gereja pun kini mulai bernyanyi lagi setelah membisu saat musim gugur.

Seperti saat ini kami menghabiskan sepanjang sore dialun alun yang ditumbuhi banyak tumbuhan ilalang. Menjulang tinggi, menuliskan sebuah tinta baru untuk kanvas ciptaan Sang Maha Karya.

“hosh…hosh..berhenti sebentar hyung lihat Chunji hyung juga tidak sanggup lagi berlari…hosh…hosh L.joe hyung!!!”teriak Ricky dibelakangku

“ini kan baru tiga putaran, masa segitu saja kalian sudah kehabisan nafas”

“kau tak lihat hyungku sudah tidak kuat huh menyebalkan, aku butuh minum”ucap Ricky manja

“…..”Chunji melambaikan tangan padaku menandakan ia juga tidak kuat. Terpaksa aku menuruti keduanya ikut duduk dirumput.

Ricky, yah dialah kunciku untuk bisa memahami apa yang Chunji ingin katakan. Ani bukan, hanya Rickylah yang mengerti Chunji, karna tebakannya yang selalu tepat itu dalam membaca pikiran orang lain yang membuatnya istimewa.

“hyung aku mau minum”rajuk Ricky

“ne baiklah aku belikan untuk kalian”

Chunji meraih lengan L.joe mencegahnya untuk bangkit.

“hyung bilang biar Chunji hyung saja yang melakukannya”

“eum…ne baiklah”kataku cepat.begitulah Ricky selalu menjadi penerjemah diantara komunikasiku dengan Chunji.

Chunji menganggukan kepalanya dan mulai pergi meninggalkan L.joe dan Ricky berdua .

Sepeninggal Chunji, L.joe memandang jauh kedepan menyaksikan indahnya warna jingga langit sore hari yang berhiaskan burung-burung diangkasa. Semilir angin yang bertiup bagai bisikan lagu ditelinganya. Begitu merdu….begitu sendu….

Tiba-tiba saja Ricky menyandarkan kepalanya dibahu kekar L.joe, ia tidak merasa kaget atau risih karna seperti itulah Ricky ia tersenyum melihat kelakuan manjanya, menurutnya Ricky itu sangat manis dongsaeng yang baik. Seperti seekor hamster kecil yang lucu dan saat kau melihat matanya yang seolah berkata padamu ‘tolong cintai aku’ . Ricky akan selalu bersikap manja padanya dan Chunji jika ia sedang merasa lelah.

“ternyata kau punya kondisi badan yang lemah Ricky”

“aish…hyung tau Chunji hyung itu lebih lemah daripada ku!”serunya mengendus kesal

Yah seperti inilah hubungan kami sekarang, bisa kalian beritahu seperti apa hubungan kami saat ini???

“Ricky aku ingin bertanya satu hal padamu”

“ne apa itu hyung??”

“soal Chunji….”bisik L.joe

“maksudmu hyung???” kaget Ricky menadahkan kepalaya untuk melihat L.joe

“sudah lama aku ingin menanyakan hal ini padamu kau tau sejak kapan Chunji tidak bisa bicara??”tanyanya ragu

“ani…aku tidak bermaksud untuk mengejeknya aku hanya ingin tau apa yang membuatnya seperti itu. Kalau kau tidak mau memberitahukannya pun juga tidak masalah”

Ricky menghembuskan nafasnya berat seraya memandang jauh kedepan“Chunji hyung dulu sebenarnya bisa bicara, ia tumbuh normal seperti anak kebanyakan. Umma bilang hyung seperti itu sejak kejadian tragis yang menimpanya saat ia berusia 5 tahun”

“kejadian apa??”

“ia menyaksikan appa terbunuh dihadapannya sendiri”

“…..”hening tak ada kata dari L.joe

 “karna Chunji hyung adalah satu-satunya saksi hidup, polisi yang menangani kasus ini terus memaksa hyung untuk menceritakan kejadian sebenarnya, entah apa yang dilakukan pembunuh itu terhadap Chunji hyung sehingga ia tidak mau membuka mulutnya sampai sekarang”

“mianhae”

“gwenchana “

Satu kesimpulan yang dapat L.joe tarik dari penuturan Ricky barusan adalah Chunji bukan cacat karna bisu ia hanya trauma. Bukan berarti Chunji tidak bisa bicara, tapi belum berani untuk bicara pada orang lain. Dari lubuknya yang paling dalam ia ingin sekali mendengar suaranya, bisahkah?? Walau hanya satu patah kata saja….

Mengingat masa lalu yang kelam, membangunkan jiwa lama yang tertidur oleh rentan waktu. Memanggil arwah yang telah lama mati, seperti itukah ingatan manusia tentang sesuatu yang sangat ingin dilupakannya dari masa lalu??begitu buram, klise, bahkan pahit. Tapi jejak itu tak akan pernah terhapus seutuhnya.

Meski sudah melupakannya

Meski sudah lama berlalu dan menatap kedepan

Ia akan tetap meninggalkan bekas

Dan tak bisa terhapus oleh apapun jua

“ahhh Chunji hyung ahkirnya datang juga”sambut Ricky antusias melihat Chunji kembali dengan membawa tiga kaleng minuman ringan ditangannya.

L.joe, Ricky dan Chunji ketinganya kini asyik dengan pikiran mereka masing-masing. Merebahkan diri mereka di hamparan rumput luas, dengan L.joe yang berada diantara keduanya. Menikmati semilir angin sore yang menerpa halus rambut mereka, perlahan menatap ke awan yang makin memperlihatkan pesona indah merahnya. Kini mata Ricky mulai terpejam, sengaja atau tidak ia tumpukan kembali kepalanya dibahu L.joe. sementara L.joe tersenyum sesaat melihat Ricky, kini pandangannya teralih pada Chunji yang berada disampingnya.

Malaikat itu juga sedang terpejam menikmati suasana yang damai ini. Ia membiarkan matanya tertuju pada Chunji, entah sejak kapan naluri itu dimulai. Ia mengamati kondisi tubuh Chunji yang rapuh, membangkitkan sifat kelelakinya untuk bisa melindungi Chunji.

Dari samping profil wajahnya demikian sempurna, seperti lukisan hasil karya maestro abad silam. Hidungnya yang mancung adalah tatahan pualam tak bercela. Dagunya landai menawan dan berbentuk dibagian tengah seperti samudra berpalung. Kelopak matanya menyerupai bulan sabit, saat terejam pun mampu menyinari malam, dihiasi bulu mata lentik seperti derai cemara yang dibelai angin.

Dirinya mampu menghimpun dua dimensi yang saling memangut berporos kedalam keselarasan. Laki-laki dan perempuan. Gagah sekaligus lembut.

Tiba-tiba saja Chunji membuka matanya. Tak disangka-sangka ia mengerejapkan mata dan kemudian menoleh kearah L.joe.

L.joe terperangah, ia malu sekali tertangkap basah sedang memandangi Chunji. Tapi namja itu tersenyum lemah. Tidak ada sorot meremehkan dalam pancaran matanya. Mungkin ia juga tidak sadar telah dipandangi oleh L.joe

“mian membangunkanmu??”

“…..”Chunji menggeleng pelan

“kau suka pemandangannya??”Tanya L.joe, setelah buntu mengais pertanyaan. Mungkin lebih baik Chunji kembali tertidur agar L.joe bisa menilai sepuasnya.

Dalam diam

Aku mengerti segalanya

Mmembebaskan ketidaktauanku

**********************************

“ apa liburan di pulau jeju???” kaget L.joe

“iya hyung„ mau kan??? Umma khawatir jika hanya aku dan Chunji hyung saja yang pergi”rajuk Ricky seraya bergelayut manja dilengan kekar milik L.joe

“tapi…”

“ayolah hyung  liburan seminggu ini kita manfaatkan yah yah”pintanya lagi dengan nada memohon.

Chunji menyentuh bahu L.joe membuat ia menatapnya. Sebuah isyarat terpatri dari Chunji, ia menganggukan kepalanya ikut memohon agar L.joe mau turut serta bersamanya dan Ricky. Melihat Ricky yang sudah memberikan pandangan memohon yang terlihat lucu dimata L.joe dan Chunji yang juga ikut membujuknya. Ia hanya bisa pasrah

“baiklah…aku kalah”

“IIIYYYEEEEEEESSSSSS”sorak Ricky girang diikuti Chunji juga yang tersenyum senang memandang keduanya.

“tapi akan kubicarakan dulu dengan ummaku dirumah ne?”

“ne hyung, jangan lupa kabari kami ne??”

“eum…”

Dalam hati L.joe juga merasa senang, pergi liburan bersama Chunji. Tak pernah terlintas sedikitpun dikepalanya. tapi sebelah jiwanya sedikit mengelak, ia takut. Takut akan terjerumus lebih dalam lagi dilingkaran dosa yang tak sengaja ia torehkan sendiri. Namun terlambat untuknya menyadari semua ini. Ia tak bisa mengelak lagi.

Cinta seperti ini

Seperti anggur yang memabukan

Seperti rokok yang kalian hisap

Membuatmu menjadi seorang pecandu

Walau kau tahu itu akan mengahkiri dirimu

************************

“aku sakit hyung, mian aku tidak bisa ikut kalian berdua”ucap Ricky lirih ditelepon

“kau sakit apa??” cemas L.joe

“demam, mungkin??”

“kalau begitu aku juga tidak akan pergi ke jeju”

“jangan!!! tiket dan kamar sudah dipesan kan sayang hyung” sergahnya lagi mendengar ucapan L.joe

“lalu bagaimana denganmu Ricky”

“kalian pergi berdua saja, nanti kalau demamku sudah membaik aku akan menyusul kalian”

“heuh baiklah aku akan pergi”

“ne sekarang berangkatlah ke bandara, karna Chunji hyung juga akan berangkat sebentar lagi”

Ini sebuah pertanda bagi L.joe, pertanda sesuatu yang akan terjadi. Ia akan berlibur hanya berdua dengan Chunji. Itu berarti dikamar hotel mereka akan hanya tidur berdua. sebagian hatinya merasa ada yang salah, sebagian lainnya merasa senang.

Kau. Aku. Dan Dia

Tiga sudut

Runcing dan menutup

Adakah celah untuk keluar?

***************************

@jeju island hotel

‘ aku mau mandi dulu, setelah itu kita makan bersama’

begitu tulisan yang Chunji perlihatkan pada L.joe dibuku note kecil yang sejak tadi ia bawa. Yah setelah tidak ada Ricky untuk bisa berkomunikasi, sekarang note kecil yang menggantung dilehernyalah yang jadi media keduanya.

L.joe hanya mengiyakan, ia menunggu Chunji yang baru saja masuk menghilang dibalik pintu kamar mandi. Hening selanjutnya hanya terdengar suara gemericik air yang tenang, dan helaan nafas L.joe yang panjang. Memikirkan sesuatu, tentu karna dikamar sebesar ini hanya ada sebuah ranjang dengan ukuran yang sangat besar. Jika ricky ada mungkin tidak akan secanggung ini, karna adanya anak itu mampu meredam emosi jiwa yang selalu bergejolak tiap menatap Chunji.

Ketika engkau berganti kita

Ketika dua menjadi Satu

Tak ada lagi berapa dan siapa diantara

Hanya ada kita

Bukan hanya L.joe, semenjak dipesawat mereka pun hanya saling terdiam. Memikirkan hanya ia berdua tinggal dalam sekamar membuat jantungnya hampir meledak. Entah sejak kapan ia seperti ini, Chunji bingung merasakan sesuatu seperti yang tertahan dalam jiwanya yang ingin segera ia keluarkan. Bahkan dengan wanita pilihan ummanya pun ia belum pernah merasakan gugup yang menjalar disetiap organ tubuhnya seperti ini.

********************

Pantai Jungmun –

Pantai ini terletak tepat di Jeju Jungmun Resort. pantai unik dengan  pasirnya (Jinmosal) yang berwarna-warni, hitam, putih, dan merah. Suasana pantai yang tak terlalu ramai, menjadikannya semakin romantis. Seperti saat ini L.joe dan Chunji sedang berjalan beriringan menikmati pemandangan indah yang terpampang dihadapan mata.

“indah yah, semoga bocah itu tidak menyesal melewatkan ini”candanya pada Chunji

‘ kita berfoto untuk Ricky’

“ne.. kajja”

Klikk

Gambar dalam foto itu seperti bergerak diluar kendaliku. Masa kelam terpelanting mengoyak masa kini.

L.joe merangkul pundak Chunji…..

Dan Chunji membalas sama eratnya.

Mereka berpose dipinggir pantai memperlihatkan warna biru membentang sebagai latarnya, matahari sebagai lampunya dan pasir sebagai warnanya. Tawa bahagia L.joe dan Chunji terekam bersama bunyi jepretan kamera.

“gomapseumnida” bungkuk L.joe setelah seseorang namja membantu mengambil gambar mereka berdua.

‘ mau kemana lagi?’

Tulisan tangan Chunji menghenyak hati L.joe, andai saja ada Ricky diantara mereka. Chunji tak perlu repot untuk selalu menulis tiap kata yang ingin ia ucapkan.

“kemana saja tak masalah untukku”

‘ kau tak suka liburan denganku?’

“ani…bukan begitu maksudku…aku hanya tidak bisa banyak membantumu jika kau ingin sesuatu”cetus l.joe bersalah.

Chunji menggeleng ‘gwenchana’

Bukankah kita adalah angka genap, tak mungkin menjadi bilangan ganjil selama tidak dikurangi. Kita akan terhimpun dalam suatu bagian lengkap, jumlah tetap yang tak bisa dikali dan dibagi.

******************

Seharian penuh sudah mereka berjalan-jalan mengunjungi tempat wisata. Keduanya sekarang menikmati makan malam resto tempat dimana mereka menginap. Letaknya dipinggir pantai, jelas sudah bintang bertabur menunjukan kilaunya. Hembusan angin dan deru ombak terdengar menyapa telinga. Satu meja, dua orang, dengan cahaya lilin diantaranya. Menimbulkan kesan romantic bagi semua yang merasakannya.

Sejenak Chunji sibuk dengan hidangan pesanannya, sampai matanya menangkap sosok L.joe yang berada didepannya. Wajah L.joe bermandikan cahaya lilin ditengah gelap malam. Tapi ada cahaya lain terang yang lebih memancar. Cahaya dari dalam dirinya. Cahaya yang selama ini Chunji cari. Melimpahinya dengan kehangatan yang terasa abadi.

Bawa aku

Mengaungi samudra hatimu

Terkurung gelombang perasaanmu

Yang tak perlu kumengerti

Merenggutku jauh dari daratan logika

Nafasku retak

Tapi tak pernah mati

Disini aku karam

Dalam kekal cintamu

**************************

Seberapa banyakkah bintang dilangit

Seberapa dasarkah samudra

Perlukah dihitung?

Sebanyak dan sedalam itulah cintaku kepadamu…..

Seharusnya….

Chunji tidak membiarkan debar ini menjelajahi hatinya. Seharusnya Chunji tidak membiarkan celah itu terbuka, meloloskan L.joe masuk dalam kehidupannya

Seharusnya….

Tapi kehidupan merupakan dermaga, kau tak pernah bisa memilih kapal mana yang bisa berlabuh. Selalu saja ada kapal yang datang berisikan kejutan yang tak pernah diundang. Dan kita hanya bisa menerimanya, karna kapal itu sudah terlanjur melepaskan jangkarnya.

Haruskah penyesalan menjadi kata ahkir dari segalanya

Menyisakan dosa yang tak berwujud

Bisakah kita bertanya

Mengapa semua ini terjadi

*************************

Bunjee Artpia –

 Bunjae Artpia, taman yang memamerkan berbagai jenis bunga dan tumbuhan di dalam pot. Lebih 1.000 spesies tumbuhan ditanam disini. L.joe dan Chunji melihat sekitar 700 jenis tumbuhan yang didatangkan dari berbagai negara. Mulai dari spesies jenis tumbuhan yang paling indah sampai yang paling langka.

Melihat hamparan tanaman itu seperti dirinya dan L.joe , berbeda namun tetap mengesankan. Mewah tapi tetap menawan.

“kau suka ???”

Chunji mengangguk antusias

Biarkan bayang mengejar kemanapun pergi

Sebelum hitam melumat segala

Tak menyisakan sesuatu pun untuk dikenang

***************************

“chunji…”panggil L.joe cemas

“kau tak apa?”

Chunji mengangguk lemah, mereka berada disebuah bus. Dimana mulainya perjuangan berat bergelayutan, panas, pengap. Chunji terhimpit disana-sini. Sampai ahkirnya melekat tak berjarak pada tubuh L.joe yang berdiri dihadapannya.

Tak terasa lagi panas menyengat. Chunji merasa kesejukan yang meresap kedalam tubuhnya. Saat L.joe melihat kondisinya meredup. Ia berikan tatapan mata yang layu pada L.Joe yang kini menahan kedua bahunya. Sampai seorang penumpang turun dihalte bangkit dari kursi. Perlahan L.joe membimbing Chunji untuk duduk dikursi yang kosong itu.

Perhatian itu

Pengorbanan itu

Mendobrak gerbang yang bungkam terkunci rapat selama ini. Mengoyak jaring laba-laba yang pintal dari serat ingkar dan kemunafikan.disanalah penantian berani menampakan wujudnya, menyambut kedatangan sang pujaan yang selama ini kau cari.

Selamat tinggal sepi

Tak perlu kekerasan

Untuk meruntuhkan jeruji hati……

TBC yah saya capek ngetik hahahahahahahaha

Oke ada yg bertanya kenapa judulnya diganti

Begini akan saya jelaskan, nanti di part2 selanjutnya juga akan saya beri judul yang berbeda sesuai yang akan diceritakan di tiap chapter oke jadi jangan bingung yah

saya dengan senang hhati menunggu RCL kalian buat silent reader terimakasih i know kalian suka berkeliaran di FF gw

DEMOKRASI INDONESIA

A. PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP BUDAYA DEMOKRASI.

Pengertian Demokrasi                  

Istilah Demokrasi berasal dari kata “demos” yang berarti rakyat dan “kratein” yang berarti memerintah atau “kratos”.

Tokoh-tokoh yang mempunyai andil besar dalam memperjuangkan demokrasi, misalnya : John Locke (dari Inggris), Montesquieu (dari Perancis), dan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln. Menurut John Locke ada dua asas terbentuknya negara. Pertama, pactum unionis yaitu perjanjian antar individu untuk membentuk negara. Kedua, pactum suvjektionis, yaitu perjanjian negara yang dibentuknya. Abraham Lincoln berpendapat bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat (democracy is government of the people, by the people, for the people). Ada dua asas pokok tentang demokrasi, yaitu sebagai berikut :

a. Pengakuan partisipasi rakyat di dalam pemerintahan.

b. Pengakuan hakikat dan martabat manusia HAM

Prinsip-prinsip Demokrasi

a. Keterlibatan warga negara dalam pembuatan keputusan politik.

b. Tingkat persamaan (kesetaraan) tertentu antara warga negara.

c. Tingkat kebebasan atau kemerdekaan tertentu yang diakui dan dipakai oleh para warga negara.

d. Penghormatan terhadap supremasi hukum.

Prinsip demokrasi yang didasarkan pada konsep di atas (rule of law), antara lain sebagai berikut :

a. Tidak adanya kekuasaan yang sewenang-wenang;

b. Kedudukan yang sama dalam hukum;

c. Terjaminnya hak asasi manusia oleh undang-undang

Makna Budaya Demokrasi

Pertama kali demokrasi diterapkan di Yunani di kota Athena dengan demokrasi langsung, yaitu pemerintahan dimana seluruh rakyat secara bersama-sama diikutsertakan dalam menetapkan garis-garis besar kebijakan pemerintah negara baik dalam pelaksanaan maupun permasalahannya.

Tokoh-tokoh yang mempunyai andil besar dalam memperjuangkan demokrasi, antara lain sebagai berikut :

a. John Locke (Inggris)

John Locke menganjurkan perlu adanya pembagian kekuasaan dalam pemerintahan negara, yaitu sebagai berikut:

1) Kekuasaan Legislatif yaitu kekuasaan pembuat undang-undang.

2) Kekuasaan Eksekutif yaitu kekuasaan melaksanakan undang-undang.

3) Kekuasaan Federatif yaitu kekuasaan untuk menetapkan perang dan damai, membuat perjanjian (aliansi) dengan negara lain, atau membuat kebijaksanaan/perjanjian dengan semua orang atau badan luar negeri.

b. Montesquieu (Prancis)

Kekuasaan negara dalam melaksanakan kedaulatan atas nama seluruh rakyat untuk menjamin, kepentingan rakyat harus terwujud dalam pemisahaan kekuasaan lembaga-lembaga negara, antara lain sebagai berikut:

1) Kekuasaan Legislatif yaitu kekuasaan pembuat undang-undang.

2) Kekuasaan Eksekutif yaitu kekuasaan melaksanakan undang-undang.

3) Kekuasaan Yudikatif yaitu kekuasaan untuk mengawasi pelaksanaan undang-undang oleh badan peradilan.

c. Abraham Lincoln (Presiden Amerika Serikat)

Menurut Abraham Lincoln “Democracy is government of the people, by people, by people, and for people”. Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Budaya Prinsip Demokrasi

Pada hakikatnya demokrasi adalah Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Kerakyatan adalah kekuasaan tertinggi yang berada di tangan rakyat. Hikmah kebijaksanaan adalah penggunaan akal pikiran atau rasio yang sehat dengan selalu mempertimbangkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Permusyawaratan adalah tata cara khas kepribadian Indonesia dalam merumuskan dan memutuskan sesuatu hal berdasarkan kehendak rakyat sehingga mencapai mufakat. Isi pokok-pokok demokrasi Pancasila, antara lain sebagai berikut :

a. Pelaksanaan demokrasi harus berdasarkan Pancasila sesuai dengan yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

b. Demokrasi harus menghargai hak asasi manusia serta menjamin hak-hak minoritas.

c. Pelaksanaan kehidupan ketatanegaraan harus berdasarkan berdasarkan atas kelembagaan.

d. Demokrasi harus bersendikan pada hukum seperti dalam UUD 1945. Indonesia adalah negara hukum (rechstaat) bukan berdasarkan kekuasaan belaka (machstaat).

 

Demokrasi Pancasila juga mengajarkan prinsip-prinsip, antara lain sebagai berikut:

a. Persamaan

b. Keseimbangan hak dan kewajiban

c. Kebebasan yang bertanggung jawab

d. Musyawarah untuk mufakat.

e. Mewujudkan rasa keadilan sosial.

f. Mengutamakan persatuan nasional dan kekeluargaan.

g. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional.

 

Ada 11 prinsip yang diyakini sebagai kunci untuk memahami perkembangan demokrasi, antara lain sebagai berikut :

a. Pemerintahan berdasarkan konstitusi

b. Pemilu yang demokratis

c. Pemerintahan lokal (desentralisasi kekuasaan)

d. Pembuatan UU

e. Sistem peradilan yang independen

f. Kekuasaan lembaga kepresidenan

g. Media yang bebas

h. Kelompok-kelompok kepentingan

i. Hak masyarakat untuk tahu

j. Melindungi hak-hak minoritas

k. Kontrol sipil atas militer

 

B. MENGIDENTIFIKASI CIRI-CIRI MASYARAKAT MADANI

Pengertian Masyarakat Madani

Masyarakat madani sebagaimana yang dirumuskan PBB adalah masyarakat yang demokratis dan menghargai human dignity atau hak-hak tanggung jawab manusia. Civil Society berasal dari frasa Latin “civillis societes” yaitu suatu masyarakat yang didasarkan pada hukum dan hidup beradab.

 

Di Indonesia istilah civil society” baru popular tahun 1990-an, pada masa berkembangnya keterbukaan politik. Masyarakat madani mencerminkan tingkat kemampuan dan kemajuan masyarakat yang tinggi untuk bersikap kritis dan partisipatif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

 

Ciri-ciri Masyarakat Madani

Masyarakat madani (civil society) sering diterjemahkan yaitu bidang kehidupan sosial yang terorganisasi secara sukarela.

Substansi civil society mencangkup lembaga-lembaga atau kelompok-kelompok yang sangat luas baik formal maupun non formal yang meliputi bidang ekonomi, kebudayaan, keagamaan, pendidikan dan informasi, kelompok kepentingan (interest group), kelompok penekan (pressure group), pembangunan atau organisasi kemasyarakatan lainnya.

Menurut Hikam ada empat ciri utama masyarakat madani, yaitu sebagai berikut :

- Kesukarelaan, artinya tidak ada paksaan, namun mempunyai komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita bersama.

- Keswasembadaan, artinya setiap anggota mempunyai harga diri yang tinggi, kemandirian yang kuat tanpa menggantungkan pada negara, atau lembaga atau organisasi lain.

- Kemandirian tinggi terhadap negara, artinya masyarakat madani tidak tergantung pada perintah orang lain termasuk negara.

- Keterkaitan pada nilai-nilai hukum, artinya terkait pada nilai-nilai hukum yang disepakati bersama.

 

Ciri khas masyarakat madani Indonesia adalah sebagai berikut:

a. Kenyataan adanya keragaman budaya Indonesia yang merupakan dasar pengembangan identitas bangsa Indonesia dan kebudayaan nasional.

b. Pentingnya saling pengertian di antara sesama anggota masyarakat.

c. Ada toleransi yang tinggi

d. Adanya kepastian hukum.

 

Kendala yang Dihadapi Bangsa Indonesia

Antara lain sebagai berikut :

a. Belum tertanamnya jiwa kemandirian bangsa Indonesia

b. Kurangnya kesadaran pada hukum yang berlaku.

c. Masih rendahnya tingkat kesukarelaan dan keswasembadaan pada setiap warga negara.

d. Masih kurangnya perangkat hukum.

e. Masih rendahnya sumber daya manusia bila dibandingkan dengan negara lain.

 

Upaya Yang Dilakukan

Antara lain sebagai berikut :

a. Meningkatkan jiwa kemandirian melalui kegiatan perekonomian dengan adanya bapak angkat perusahaan.

b. Meningkatkan kesadaran hukum melalui berbagai media sosialisasi politik.

c. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan.

d. Menciptakan perangkat hukum yang memadai dan berkeadilan sosial.

e. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan.

f. Mengembangkan media komunikasi politik di berbagai lingkungan kerja.

g. Menanamkan sikap positif pada proses demokratisasi di Indonesia pada setiap warga negara.

 

C. PELAKSANAAN DEMOKRASI DI INDONESIA SEJAK ORDE LAMA, ORDE BARU, DAN ORDE REFORMASI.

Prinsip Demokrasi Pancasila

Demokrasi Pancasila adalah kedaulatan rakyat yang dijiwai oleh dan diintegrasikan dengan keseluruhan sila-sila dalam Pancasila. Ciri khas demokrasi Pancasila adalah musyawarah mufakat. Corak khas demokrasi Pancasila dapat dikenali dari sisi formal dan material. Dari sisi formal, demokrasi Pancasila mengandung makna bahwa setiap pengambilan keputusan sedapat mungkin didasarkan pada prinsip musyawarah untuk mufakat. Dari sisi material, demokrasi Pancasila menampakkan sifat kegotongroyongan.

 

Prinsip-prinsip demokrasi Pancasila, antara lain sebagai berikut :

a. Persamaan bagi seluruh rakyat Indonesia

b. Keseimbangan antara hak dan dan kewajiban.

c. Kebebasan yang bertanggung jawab.

d. Mewujudkan rasa keadilan sosial.

e. Pengambilan keputusan dengan musyawarah mufakat.

f. Mengutamakan keputusan dengan musyawarah mufakat.

g. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional.

 

Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia

a. Masa Orde Lama

Masa Orde Lama berlangsung mulai tanggal 5 Juli 1959 sampai dengan 1 Maret 1966. Berikut ini pelaksanaan demokrasi pada masa Orde Lama. Demokrasi yang diterapkan adalah demokrasi terpimpin.

Ciri umum demokrasi terpimpin, antara lain

a) Adanya rasa gotong royong.

b) Tidak mencari kemenangan atas golongan lain.

c) Selalu mencari sintesa untuk melaksanakan amanat rakyat.

 

Selama pelaksanaan demokrasi terpimpin kecenderungan semua keputusan hanya ada pada Pemimpin Besar Revolusi Ir. Sukarno. Hal ini mengakibatkan rusaknya tatanan kekuasaan negara, misalnya DPR dapat dibubarkan, Ketua MA, MPRS menjadi Menko pemimpin partai banyak yang ditangkapi.

 

b. Masa Orde Baru

Masa Orde Baru berlangsung mulai dari 11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998. Berikut ini pelaksanaan demokrasimasa Orde Baru.

1) Demokrasi yang berkembang adalah demokrasi Pancasila sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 Alinea keempat.

 

2) Ciri umum demokrasi Pancasila, antara lain sebagai berikut:

a) Mengutamakan musyawarah untuk mufakat.

b) Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.

c) Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain

d) Selalu diliputi semangat kekeluargaan.

e) Adanya rasa tanggung jawab dalam menghasilkan musyawarah.

f) Dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.

g) Hasil keputusan harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

 

3) Pelaksanaan demokrasi Pancasila antara lain sebagai berikut:

a) Masih belum sesuai dengan jiwa dan semangat ciri-ciri umum. Kekuasaan presiden begitu dominan baik dalam suprastruktur politik.

b) Banyak terjadi manipulasi politik dan KKN yang telah membudaya. Ini mengakibatkan negara Indonesia terjerumus dalam berbagai krisis yang berkepanjangan.

 

c. Masa Reformasi

Berlangsung mulai dari Mei 1998 sampai dengan sekarang. Ciri-ciri umum demokrasi Pancasila masa Reformasi, seperti yang tercantum pada demokrasi Pancasila. Selain itu juga lebih ditekankan pada :

- Penegakkan kedaulatan rakyat dengan memberdayakan pengawasan sebagai lembaga negara, lembaga politik, dan kemasyarakatan.

- Pembagian secara tegas wewenang antara badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif.

- Penghormatan kepada keberadaan asas, ciri aspirasi, dan program parpol yang multipartai.

 

Pelaksanaan demokrasi di Indonesia selama kurun waktu 60 tahun terakhir telah banyak mengalami perubahan yang mencakup berbagai hal, yaitu sebagai berikut :

a. Periode 1945-1949 dengan UUD 1945 seharusnya berlaku demokrasi Pancasila namun dalam penerapan berlaku demokrasi liberal

b. Periode 1949-1950 dengan konstitusi RIS berlaku demokrasi liberal.

c. Periode 1950-1959 dengan UUDS 1950 berlaku demokrasi liberal dengan multipartai.

d. Periode 1959-1965 dengan UUD 1945 seharus berlaku demokrasi Pancasila, namun yang diterapkan demokrasi terpimpin (cebderung otoriter).

e. Periode 1966-1998 dengan UUD 1945 berlaku demokrasi Pancasila (cenderung otoriter).

f. Periode 1998 sampai sekarang dengan UUD 1945 berlaku demokrasi Pancasila (cenderung ada perubahan menuju demokratisasi).

 

Pelaksanaan Pemilu pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi.

Sejak Indonesia merdeka telah melaksanakan pemilu sebanyak sembilan kali.

a. Tujuan Pemilu

1) Melaksanakan kedaulatan rakyat.

2) Sebagai perwujudan hak asasi politik rakyat.

3) Untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk di DPR.

4) Melaksanakan pergantian personil pemerintahan secara damai, aman, dan tertib (secara konstitusional).

5) Menjamin kesinambungan pembangunan nasional.

b. Asas Pemilu Indonesia

Sesuai dengan Pasal 22 E Ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi “Pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil”.

c. Pelaksanaan Pemilu di Indonesia.

1. Pemilihan Umum Pertama dilaksanakan tanggal 29 September 1955 untuk memilih anggota parlemen (DPR), tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Dewan Konstituante. Diikuti 28 partai politik.

2. Pemilihan Umum Kedua dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 1971 yang diikuti sebanyak 10 partai politik.

3. Pemilihan Umum Ketiga dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 1977 yang diikuti oleh dua Parpol dan satu Golkar. Hal ini dikarenakan terjadi fusi parpol dari 10 parpol peserta pemilu 1971 disederhanakan menjadi 3 dengan ketentuan sebagai berikut.

a) Partai yang berhaluan spiritual material fusi menjadi PPP (Partai Persatuan Pembangunan)

b) Partai yang berhaluan material-spriritual fusi menjadi PDI (Partai Demokrasi Indonesia)

c) Dan partai yang bukan keduanya menjadi Golkar (Golongan Karya).

4. Pemilihan Umum Keempat dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 1982.

5. Pemilihan Umum Kelima dilaksanakan pada tanggal 23 April 1987.

6. Pemilihan Umum Keenam dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 1992, peserta pemilu masih dua parpol (PPP dan PDI) serta satu Golongan Karya.

7. Pemilihan Umum Ketujuh dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 1997. Peserta pemilu adalah PPP, Golkar, dan PDI. Jumlah anggota DPR 500 orang dan anggota MPR 1.000 orang dengan rincian sebagai berikut.

a) Unsur ABRI 75 orang

b) Utusan Daerah 149 orang

c) Imbangan susunan : anggota MPR 251 orang

utusan golongan 100 orang

Jumlah 1.000 orang

8. Pemilihan Umum Kedelapan (Era Reformasi) dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 1999 yang diikuti sebanyak 48 partai politik. Pada pemilu ini telah terpilih jumlah anggota DPR sebanyak 500 orang dan jumlah anggota MPR sebanyak 700 orang dengan rincian DPR dipilih 462 orang, DPR unsur TNI/Polri 38 orang, utusan daerah 135 orang, dan utusan golongan 65 orang.

9. Pemilihan Umum Kesembilan dilaksanakan tanggal 5 April 2004 yang diikuti 24 partai politik. Ini telah terjadi penyempurnaan pemilu, yakni pemilu dilaksanakan untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota serta memilih presiden dan wakil presiden.

 

D. PERILAKU BUDAYA DEMOKRASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Perilaku Budaya Demokrasi

Dalam rangka mengoptimalkan perilaku budaya demokrasi maka sebagai generasi penerus yang akan mempertahankan negara demokrasi, perlu mendemonstrasikan bagaimana peran serta kita dalam pelaksanaan pesta demokrasi. Prinsip-prinsip yang patut kita demonstrasikan dalam kehidupan berdemokrasi, antara lain sebagai berikut :

a. Membiasakan untuk berbuat sesuai dengan aturan main atau hukum yang berlaku.

b. Membiasakan bertindak secara demokratis bukan otokrasi atau tirani.

c. Membiasakan untuk menyelesaikan persoalan dengan musyawarah.

d. Membiasakan mengadakan perubahan secara damai tidak dengan kekerasan atau anarkis.

e. Membiasakan untuk memilih pemimpin melalui cara-cara yang demokratis.

f. Selalu menggunakan akal sehat dan hati nurani luhur dalam musyawarah.

g. Selalu mempertanggungjawabkan hasil keputusan musyawarah baik kepada Tuhan, masyarakat, bangsa, dan negara.

h. Menggunaka kebebasan dengan penuh tanggung jawab.

i. Membiasakan memberikan kritik yang bersifat membangun.

 

Perilaku Budaya Demokrasi dalam Lingkungan Keluarga

a. Lingkungan Keluarga

1) Membiasakan diri untuk menempatkan anggota keluarga sesuai dengan kedudukannya.

2) Membiasakan mengatasi dan memecahkan masalah dengan jalan musyawarah mufakat.

3) Saling menghargai perbedaan pendapat masing-masing anggota keluarga.

4) Mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi.

 

b. Lingkungan Sekolah

1) Berusaha selalu berkomunikasi individual.

2) Ikut serta dalam kegiatan politik di sekolah seperti pemilihan ketua OSIS, ketua kelas, maupun kegiatan yang lain yang relevan.

3) Berani mengajukan petisi (saran/usul).

4) Berani menulis artikel, pendapat, opini di majalah dinding.

5) Selalu mengikuti jenis pertemuan yang diselenggarakan OSIS.

6) Berani mengadakan kegiatan yang merupakan realisasi dari program OSIS dan sebagainya.

 

c. Lingkungan masyarakat

1) Bersama-sama menjaga kedamaian masyarakat.

2) Berusaha mengatasi masalah yang timbul dengan pemikiran yang jernih.

3) Mengikuti kegiatan rembug desa.

4) Mengikuti kegiatan kerja bakti.

5) Bersama-sama memberikan ususlan demi kemajuan masyarakat.

 

Ada beberapa contoh perilaku yang dapat mendukung tegaknya prinsip-prinsip demokrasi, antara lain sebagai berikut :

a. Menghindarkan perbuatan otoriter.

b. Melaksanakan amanat rakyat.

c. Melaksanakan hak tanpa merugikan orang lain.

d. Mengembangkan toleransi antarumat beragama.

e. Menghormati pendapat orang lain.

f. Senang ikut serta dalam kegiatan organisasi misalnya OSIS, Pramuka, PMR dan sebagainya.

g. Menentukan pemimpin dengan jalan damai melalui pemilihan.Menerima perbedaan pendapat

 

Pengertian  pendidikan demokrasi

Pendidikan demokrasi diartikan sebagai upaya sistematis yang dilakukan Negara dan masyarakat untuk memfasilitasi individu warga negaranya agar memahami, meghayati, megamall kan dan mengembangkan konsep, prinsip dan nilai demokrasi sesuai dengan status dan peran nya dalam masyarakat ( winataputra, 2006 : 12)

Demokrasi memang tidak diwarisi , tetapi ditangkap dan dicerna melalui proses belajar oleh karena itu untuk memahaminya diperlukan suatu proses pendidikan demokrasi.  Pendidikan demokrasi dalam nerbagai konteks, dalam hal ini untuk pendidikan formal ( disekolah dan perguruan tinggi), non formal ( pendidikan diluar sekolah dan informal ( pergaulan dirumah dan masyarakat kulturaluntuk membangun cita – cita, nilai, konsep, prinsip, sikap, dan keterampilan demokrasi dalam berbagai konteks(Winaputra,2006:19)

System pemerintahan demokrasi demokrasi sebanyak cita – cita kan oleh berbagai Negara. Namun upaya untuk menuju kehidupan demokrasi yang ideal tidak lah mudah. Proses mengimplementasikan demokrasi inilah sebagai system politik dalam kehidupan bernegara.

Demokrasi bertujuan menghasilkan demokrasi yang mengaju pada cirri – cirri sebagai berikut :

a. Proses yang tak pernah selesai, dalam arti bertahap, berkesinambungan terus – menerus.

 

b. Bersifat evolusioner dalam arto dilakukan secara berlahan.

c. Perubahan bersifat damai dalam arti tanpa kekerasan ( anarkis)

d. Berjalan melalui cara musyawarah; dalam arti pebedaan yang ada siselesaikan dengan cara musyawarah.

Jadi, budaya demokrasi dimasyarakat akan terbentuk bialmana nilai – nilai demokrasi itu sudah berkembang luas, merata, dihayati dan dijalankan sebagai sikap dan prilaku hidup pada hakikat nya budaya demokrasi akan mengembangkan nilai – nilai demokrasi

3. Sejarah pertumbuhan demokrasi

Pada awal nya di era yunani kuno abad ke 6-3 SM dilaksanakan demokrasi dengan system demokrasi langsung yaitu suatu bentuk proses pemerintahan dimana hak untuk membuat keputusan politik dijalankan secara langsung oleh seluruh warga Negara berdasarkan procedure mayoritas sistem demokrasi langsung ini efektif dalam sederhana wilayah nya terbatas, jumlah penduduk nya sedikit dan  bahkan tidak semua warga Negara mempunyai hak untuk  ikut menentukan keputusan – keputusan politik.

 

 

Pada awal pertengahan ini masyarakat bercirikan feodal dan dualisme kekuasaan antara kekuasaan antara paus dan para pejabat keagamaanlain nya dalam politik kenegaraan sering terjadi pertikaian antara kedua pusat kekuasaan tersebut.

Tokoh  tokoh terkenal dalam konteks adalah john locke and property dan montesquiew (1689 – 1755) dari perancis denan gagasan tias politika yang membagi kekuasaan mengadili ( yudikatif)

Demokrasi mempunyai wujud konkret sebagai program dan system politika pada akhir abad pertengahan yang merupakan wujud pemikiran akan adanya hak – hak politik rakyat agar ada jaminan hak – hak politik rakyat tersebut berjalan lebih efektif, munculah gagasan untuk membatasi kekuasaan pemerintah agar tidak sewenang – wenang melalui kontitusi baik yang besifat tertulis maupun tidak tertulis ( konvensi) gagasan in disebut sebagai kontitualisme.

Gagasan ini dikenal sebagai Negara konstitusional ( constitutional sate) atau dalam pembahasan UUD 1945 disebut sebagai Rechtstaab atau Negara hokum. Menurut stahl ada emapat unsure Negara hokum (Re chtss taat) dalam arti klasik, yaitu adanya :

1. Hak – hak manusia

2. Pemisahan atau pembagian kekuasaan untuk menjamin hak itu;

3. Pemerintahan berdasarkan aturan atau UU;

4. Peradilan Administrasi.

Dari praktik demokrasi abad ke 19 yang menekan kan pada paham liberalism dan akses –aksesnya mengubah pikiran para ahli menandai wajah baru constitutional abad ke – 20

4. Teori dan konsep demokrasi

Menurut Torres demokrasi dapat dilihat dari dua aspek yaitu pertama, Formal democratif dan yang kedua, substance democracy yaitu menunjuk pada bagaimana proses demokrasi itu dilakukan ( Winataputra, 2006)

 

 

System presidensial : system ini menekankan penting nya pemilihan presiden secara langsung dari rakyat. Dalam system ini kekuasaan eksekutif ( kekuasaan menjalankan pemerintah) sepenuh nya berada ditangan presiden.

System parlementer : system ini menerapkan model hubungan yang menyatu antara kekuasaan eksekutif dan legislative. Kepala eksekutif (head of government) adalah berada ditanga seseorang perdana mentri.

1. Demokrasi Perwakilan Liberal

Prinsip demokrasi ini didasarkan pada suatu filsafat kenegaraan bahwa manuisa adalah sebagai makhluk individu yang bebas. Oleh karena itu dalam system demokrasi ini kebebasan individu sebagai dasar fundamental dalam pelaksanaan demokrasi

Menurut Held (2004:10), bahwa demokrasi perwakilan liberal merupakan suatu pembaharuan kelembagaan pokok untuk mengatasi problema keseimbangan antara kekuasaan memaksa dan kebebasab. Namun demikian perlu disadari bahwa dalam prinsip demokrasi ini apapun yang dikembangkan melalui kelembagaan serta jaminan atas kebebasan individu dalam hidup bernegara.

2. Demokrasi satu partai dan komunisme

Demokrasi satu partai ini lazim nya dilaksankan dinegara – Negara komunitas seperti , rusia, china, Vietnam, dan lain nya. Kebebasan formal berdasarkan demokrasi liberal akan menghasilkan kesenjangan kelas yang semakin lebar dalam masyarakat, dan akhirnya kapitalislah yang emnguasai Negara.

 

Dalam hubungan ini Marx mengembangkan pemikiran system demokrasi “ commune structure”(struktur persekutuan ). Memnurut system demokrasi ini masyarakat tersusun atas komunitas – komunitas yang terkecil. Oleh karena itu menurut komunis, Negara post kapitalis tidak akan melahirkan kemiripan apapun dengan suatu rezim liberal, yakni rezim perlementer. Semua perwakilan atau agen Negara akan dimasukkan kedalam lingkungan seperangkat institusi – institusi tunggal yang bertanggung jawab secara langsung.

Menurut pandangan kaum Marxis-Leninis, system demokrasi delegatif harus dilengkapi, pada prinsipnya dengan suatu system yang terpisah tetapi sama pada tingkat partai komunis.

5. Kaitan Demokrasi dan Bentuk Pemerintahan

Rumuan kedaulatan ditangan Rakyat menunjuk kan bahwa kedudukan rakyatlah yang tertinggi dan paling sentral. Rakyat adalah sebagai asal mula kekuasaan Negara dan sebagai tujuan kekuasaan Negara. Oleh karena itu “rakyat” adalah merupakan paradigm sentral kekuasaan Negara. Adapun rincian structural ketentuan – ketentuan yang berkaitan dengan demokrasi sebagai terdapat dalam UUD 1945 sebagai berikut :

a. Konsep kekuasaan

Konsep kekuasaan Negara menurut demokrasi sebagai terdapat dalam UUD 1945 sebagai berikut :

1. Kekuasaan ditangan Rakyat.

a. Pembukaan UUD 1945 alinia IV

b. Pokok pikiran dalam pembukaan UUD 1945

c. Undang – Undang Dasar 1945 pasal 1 ayat (1)

d. Undang – Undang Dasar 1945 pasal 1 ayat (2)

2. Pembagian kekuasaan

3. Pembatasan Kekuasaan

b. Konsep Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan menurut UUD 1945 dirinci sebagai berikut :

 

1. Penjelasan UUD 1945 tentang pokok pikiran ke III, yaitu “..Oleh karena itu system negara yang terbentuk dalam UUD 1945, harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasar atas permusyawaratan/perwakilan. Memang aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia

2. Putusan majelis Permusyawaratan Rakyat ditetapkan dengan suara terbanyak, misalnya pasal 7B ayat 7

Ketentuan-ketentuan tersebut diatas mengandung pokok pikiran bahwa konsep pengambilan keputusan yang dianut dalam hokum tata Negara Indonesia adalah berdasarkan:

a) Keputusan didasarkan pada suatu musyawarah sebagai azasnya, artinya segala keputusan yang diambil sejauh mungkin diusahakan dengan musyawarah untuk mencapai mufakat.

b) Namun demikian, jikalau mufakat itu tidak tercapai,maka dimungkinkan pengambilan keputusan itu melalui suara terbanyak

c. Konsep pengawasan

Konsep pengawasan menurut UUD 1945 ditentukan sebagai berikut:

1) Pasal 1 ayat 2, “ Kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan menurut Undang-Undang Dasar”.

2) Pasal 2 ayat 1, “ Majelis Permusyawaratan Rakyat terdiri atas DPR dan anggota DPD. Berdaarkan ketentuan tersebut, maka menurut UUD 1945 hasil amandemen, MPR hanya dipilih melalui Pemilu.

3) Penjelasan UUD 1945 tentang kedudukan DPR disebut, “…kecuali itu anggota DPR merangkap menjadi anggota MPR. Oleh karena itu, DPR dapat senantiasa mengawasi tindakan-tindakan Presiden.

 

Berdasarkan ketentuan tersebut di atas, maka konsep kekuasaan menurut demokrasi Indonesia sebagai tercantum dalam UUD 1945 pada dasarnya adalah:

a) Dilakukan oleh seluruh warga Negara. Karena kekuasaan di dalam system ketatanegaraan Indonesia adalah di tangan rakyat.

b) Secara formal ketatanegaraan pengawasan ada di tangan DPR

d. Konsep Partisipasi

Konsep partisipasi menurut UUD 1945 adalah sebagai berikut:

1) Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang dasar 1945

“ Segala warga Negara bersamaan kedudukannya di dalam hokum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hokum dan pemerintahan itu dengan tiada kecualinya”.

2) Pasal 28 UUD 1945

“ Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan Undang-Undang”

3) Pasal 30 ayat 1 UUD 1945

Tiap-tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan Negara.

6. Implementasi Pendidikan Demokrasi

Pembahasan tentang peranan Negara dan masyarakat tidak dapat dilepaskan dari telaah tentang demokrasi dan hal ini karena dua alasan yaitu:

a. Hamper semua Negara di dunia ini telah menjadikan demokrasi sebagai asasnya yang fundamental sebagai telah ditunjukkan oleh studi UNESCO pada awal 1950-an yang mengumpulkan lebihd ari 100 sarjana barat dan timur, sementaa Negara-negara demokrasi itu pemberian peranan kepada Negara dan masyarakat  hidup dalam porsi yang berbeda-beda.

b. Demikrasi sebagai asas kenegaraan secara esensial telah memberikan arah bagi peranan masyarakat untuk menyelenggarakan Negara sebagai organisasi tertinggi tetapi ternyata berjalan dalam jalur yang berbeda-beda.

Dalam hubungannya dengan implementasi ke dalam system pemerintahan, demokrasi juga melahirkan system yang bermacam-macam seperti:

a. Sistem presidensial yang menyejajarkan antara parlemen dan presiden dengan member dua kedudukan kepada presiden yakni sebagai kepala Negara dan kepala pemerintahan.

b. Sistem Parlementer yang meletakkan pemerintahan dipimpin oleh perdana menteri yang hanya berkedudukan sebagai pemerintahan dan bukan kepala Negara sebab kepala Negara bias diduduki oleh raja atau presiden yang hanya sebagai symbol kedaulatan dan persatuan.

c. Sistem referendum yang meletakkan pemerintah sebagai bagian dari parlemen. Di beberapa Negara ada yang menggunakan system campuran antara presidensial dengan parlementer, yang antara lain dapat dilihat dari system ketatanegaraan di Prancis atau Indonesia berdasar UUD 1945

7. Esensi Demokrasi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Sejak diproklamasikan kemerdekaan RI dan disyahkan UUD 1945 sebagai konstitusi Negara pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI ( Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ). Secara formal Indonesia menganut demokrasi konstitusional. Namin sejak proklamasi kemerdekaan sampai sekarang telah terjadi perubahan konstitusi Negara sebagai berikut:

a. Periode 1945-1949 menggunakan UUD 1945

b. Periode 1949-1950 menggunakan UUD RIS

c. Periode 1950-1959 menggunakan UUDS

d. 1959-sekarang menggunakan UUD 1945

Perubahan penggunaan UUD ini berimplikasi pada system pemerintahan, begitu pula praktik pemerintahannya tidak jarang menyimpang dari landasan dasarnya. Sistem pemerintahan adalah presidential namun dalam prakteknya parlementer, sampai digunakan UUD RIS dan UUDS bentuk pemerintahan menggunakan system parlementer. Jadi system presidensil murni dapat dilakukan setelah dekrit presiden 1959. Maka untuk melihat perkembangan demokrasi di Indonesia secara sederhana, kita dapat membagi menjadi 3 periode yaitu:

a. Masa demikrasi parlementer tahun 1945-1959

b. Masa demikrasi terpimpin tahun 1959-1965

c. Maa demokrasi pancasila tahun 1965 sampai sekarang

Dalam pelaksanan pemilu meskipun dirasakan kekurangan, namun kalau kita lihat dari proses perkembangan tampak adanya kemajuan. Beberapa pelanggaran terjfadi oleh peserta pemilu sebagai akibat dari upaya masing-masing peserta pemilu untuk memperoleh dukungan masyarakat. Hal yang perlu dicatat pada masa orde baru adalah adalah adanya upaya pengembangan demokrasi Pancasila yaitu demokrasi yang dilandasi nilai-nilai Pancasila. Dalam Demokrasi Pancasila ada dua nilai dasar yang dikembangkan sebagai budaya politik yaitu tidak dikenalnya istilah oposisi dan nilai musyawarah untuk mencapai mufakat. Budaya politik oposisi sebagai wujud budaya barat tidak dikenal atau sekurang-kurangnya belum dapat diaplikasikan dalam masyarakat Indonesia.


sumber :

http://masri.blog.com/2009/10/27/demokrasi-dan-pendidikan-demokrasi/

http://mklh11demokrasi.blogspot.com/


POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 dikumandangkan, amakan rakyat dan bangsa Indonesia telah menetapkan tujuan nasional dari perjuangan untuk mengisi kemerdekaannya, yaitu sebagaimana tertuang dalam jiwa dan semangat darim pembukaan Undang-undang Dasar 1945 ialah: Masyarakat adil dan makmur berdasarkan apncasila dalam wadah Negara kesatuan Republik Indonesia dan dalam lingkungan suasana persahabatan dan perdamaian dunia.

Sejarah menunjukkan bahwa usaha dan kegiatan untuk merealisasikan tujuan nasional yang merupakan perngejawantahan dari seluruh rakyat dan bangsa Indonesia tersebut kurang mencapai hasil karena adanya usaha-usaha yang hendak menyelewengkan perjuangan rakyat dan bangsa Indonesia. Penyelewengan-penyelewengan dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia mencapai puncaknya dengan pecahnya pemberontakan G 30 S/PKI. Penyelewengan ini tidak saja meliputi bidang administrasi, ekonomi, politik, sosial-budaya, hankam, kan tetapi telah lebih jauh daripada itu ialah meyelewengkan falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Keadaan yang demikian itu menimbulkan reaksi yang spontan dari kekuatan pendukung Pancasila nyang menghendaki dihentikannya penyelewengan-penyelewengan tersebut serta diluruskannya kembali arah perjuangan rakyat dan bangsa Indonesia menuju kepada tujuan nasional yang telah ditetapkan.

 

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Politik dan Strategi Nasional

Secara etimologis kata politik berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang akar katanya adalah polis, berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri. Dalam bahasa Indonesia, politik dalam arti politics mempunyai makna kepentingan umum warga negara suatu bangsa. Politik merupakan rangkaian asas, prinsip, keadaaan, jalan, cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang mencakup kepentingan seluruh warga negara. Politics dan policy mempunyai hubungan yang erat dan timbal balik. Politics memberikan asas, jalan, arah, dan medannya, sedangkan policy memberikan pertimbangan cara pelaksanaan asas, jalan, dan arah tersebut sebaik-baiknya.

Politik dapat juga disebut proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat antara lain berwujud proses pembuatan keputusan dalam negara. Secara umum politik menyangkut proses penentuan tujuan negara dan cara melaksanakannya. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan, pembagian, atau alokasi sumber-sumber yang ada. Dengan demikian, politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan:

a. Negara

Adalah suatu organisasi dalam satu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang ditaati oleh rakyatnya. Dapat dikatakan negara merupakan bentuk masyarakat dan organisasi politik yang paling utama dalam suatu wilayah yang berdaulat.

b. Kekuasaan

Adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginannya. Yang perlu diperhatikan dalam kekuasaan adalah bagaimana cara memperoleh kekuasaan, bagaimana cara mempertahankan kekuasaan, dan bagaimana kekuasaan itu dijalankan.

c. Pengambilan keputusan

Politik adalah pengambilan keputusan melaui sarana umum, keputusan yang diambil menyangkut sektor public dari suatu negara. Yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan politik adalah siapa pengambil keputusan itu dan untuk siapa keputusan itu dibuat.

d. Kebijakan umum

Adalah suatu kumpulan keputusan yang diambill oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu.

e. Distribusi

Adalah pembagian dan pengalokasian nilai-nilai (values) dalam masyarakat. Nilai adalah sesuatu yang diinginkan dan penting, nilai harus dibagi secara adil. Politik membicarakan bagaimana pembagian dan pengalokasian nilai-nilai secara mengikat.

Kata strategi berasal dari bahasa Yunani Strategos yang dapat diterjemahkan sebagai komandan militer. Dalam bahasa Indonesia strategi diartikan sebagai rencana jangka panjang dan disertai tindakan-tindakan konkret untuk mewujudkan sesuatu yang telah direncanakan sebelumnya.

Politik nasional adalah suatu kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional bangsa. Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam upaya mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional. Dapat dikatakan bahwa strategi nasional disusun untuk mendukung terwujudnya politik nasional.

2.1.1 Dasar Pemikiran Penyususan Politik dan Strategi Nasional

Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam system manajemen nasional yang berdasarkan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Landasan pemikiran dalam manajemen nasional sangat penting sebagai kerangka acuan dalam penyususan politik strategi nasional, karena didalamnya terkandung dasar negara, cita-cita nasional dan konsep strategi bangsa Indonesia.

2.1.2 Penyusunan Politik dan Strategi Nasional

Politik strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraan menurut UUD 1945. Sejak tahun 1985 berkembang pendapat yang mengatakan bahwa pemerintah dan lembaga-lembaga negara yang diatur dalam UUD 1945 merupakan suprastruktur politik, lembaga-lembaga tersebut adalah MPR, DPR, Presiden, BPK, dan MA. Sedangkan badan-badan yang berada didalam masyarakat disebut sebagai infrastruktur politik yang mencakup pranata politik yang ada dalam masyarakat seperti partai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa, kelompok kepentingan (interest group) dan kelompok penekan (pressure group). Suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang.

Mekanisme penyusunan politik strategi nasional ditingkat suprastruktur politik diatur oleh Presiden, dalam hal ini Presiden bukan lagi sebagai mandataris MPR sejak pemilihan Presiden secara langsung oleh rakyat pada tahun 2004. Karena Presiden dipilih langsung oleh rakyat maka dalam menjalankan pemerintahan berpegang pada visi dan misi Presiden yang disampaikan pada waktu sidang MPR setelah pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji Presiden/Wakil Presiden. Visi dan misi inilah yang dijadikan politik dan strategi dalam menjalankan pemerintahan dan melaksanakan pembangumnan selama lima tahun. Sebelumnya Politik dan strategi nasional mengacu kepada GBHN yang dibuat dan ditetapkan oleh MPR.

Proses penyusunan politik strategi nasional pada infrastruktur politik merupakan sasaran yang akan dicapai oleh rakyat Indonesia. Sesuai dengan kebijakan politik nasional, penyelenggara negara harus mengambil langkah-langkah pembinaan terhadap semua lapisan masyarakat dengan mencantumkan sasaran masing-masing sektor/bidang.

Dalam era reformasi saat ini masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam mengawasi jalannya politik strategi nasional yang dibuat dan dilaksanakan oleh Presiden.

2.1.3 Stratifikasi Politik Nasional

Stratifikasi politik nasional dalam negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut ;

1. Tingkat penentu kebijakan puncak

a. Meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional dan mencakup penentuan undang-undang dasar. Menitikberatkan pada masalah makro politik bangsa dan negara untuk merumuskan idaman nasional berdasarkan falsafah Pancasila dan UUD 1945. Kebijakan tingkat puncak dilakukanb oleh MPR.

b. Dalam hal dan keadaan yang menyangkut kekuasaan kepala negara seperti tercantum pada pasal 10 sampai 15 UUD 1945, tingkat penentu kebijakan puncak termasuk kewenangan Presiden sebagai kepala negara. Bentuk hukum dari kebijakan nasional yang ditentukan oleh kepala negata dapat berupa dekrit, peraturan atau piagam kepala negara.

2. Tingkat kebijakan umum

Merupakan tingkat kebijakan dibawah tingkat kebijakan puncak, yang lingkupnya menyeluruh nasional dan berisimengenai masalah-masalah makro strategi guna mencapai idaman nasional dalam situasi dan kondisi tertentu.

3. Tingkat penentu kebijakan khusus

Merupakan kebijakan terhadap suatu bidang utama pemerintah. Kebijakan ini adalah penjabaran kebijakan umum guna merumuskan strategi, administrasi, sistem dan prosedur dalam bidang tersebut. Wewenang kebijakan khusus ini berada ditangan menteri berdasarkan kebijakan tingkat diatasnya.

4. Tingkat penentu kebijakan teknis

Kebijakan teknis meliputi kebijakan dalam satu sektor dari bidang utama dalam bentuk prosedur serta teknik untuk mengimplementasikan rencana, program dan kegiatan.

5. Tingkat penentu kebijakan di Daerah

a. Wewenang penentuan pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat di Daerah terletak pada Gubernur dalam kedudukannya sebagai wakil pemerintah pusat di daerahnya masing-masing.

b. Kepala daerah berwenang mengeluarkan kebijakan pemerintah daerah dengan persetujuan DPRD. Kebijakan tersebut berbentuk Peraturan Daerah (Perda) tingkat I atau II. Menurut kebijakan yang berlaku sekarang, jabatan gubernur dan bupati atau walikota dan kepala daerah tingkat I atau II disatukan dalam satu jabatan yang disebut Gubernur/KepalaDaerah tingkat I, Bupati/Kepala Daerah tingkat II atau Walikota/Kepala Daerah tingkat II.

2.1.4 Politik Pembangunan Nasional dan Manajemen Nasional

Politik merupakan cara untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan politik bangsa Indonesia telah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Tujuan politik bangsa Indonesia harus dapat dirasakan

oleh rakyat Indonesia, untuk itu pembangunan di segala bidang perlu dilakukan. Dengan demikian pembangunan nasional harus berpedoman pada Pembukaan UUD 1945 alania ke-4.

Politik dan Strategi Nasional dalam aturan ketatanegaraan selama ini dituangkan dalam bentuk GBHN yang ditetapkan oleh MPR. Hal ini berlaku sebelum adanya penyelenggaraan pemilihan umum Presiden secara langsung pada tahun 2004. Setelah pemilu 2004 Presiden menetapkan visi dan misi yang dijadikan rencana pembangunan jangka menengah yang digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan pemerintahan dan membangun bangsa.

1. Makna pembangunan nasional

Pembangunan nasional merupakan usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan tantangan perkembangan global. Tujuan pembangunan nasional itu sendiri adalah sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia. Dan pelaksanaannya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Pembangunan nasional mencakup hal-hal yang bersifat lahiriah maupun batiniah yang selaras, serasi dan seimbang. Itulah sebabnya pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan manusia dan masyarakat Indonesia yang seutuhnya, yakni sejahtera lahir dan batin.

2. Manajemen nasional

Manajemen nasional pada dasarnya merupakan suatu sistem sehingga lebih tepat jika kita menggunakan istilah sistem manajemen nasional. Layaknya sebuah sistem, pembahasannya bersifat komprehensif, strategis dan integral. Orientasinya adalah pada penemuan dan pengenalan (identifikasi) faktor-faktor strategis secara menyeluruh dan terpadu. Dengan demikian sistem manajemen nasional dapat menjadi kerangka dasar, landasan, pedoman dan sarana bagi perkembangan proses pembelajaran maupun penyempurnaan fungsi penyelenggaraan pemerintahan yang bersifat umum maupun pembangunan.

Pada dasarnya sistem manajemen nasional merupakan perpaduan antara tata nilai, struktur dan proses untuk mencapai daya guna dan hasil guna sebesar mungkin dalam menggunakan sumber dana dan sumber daya nasional demi mencapai tujuan nasional. Proses penyelenggaraan yang serasi dan terpadu meliputi siklus kegiatan perumusan kebijaksanaan (policy formulation), pelaksanaan kebijaksanaan, dan penilaian hasil kebijaksanaan terhadap berbagai kebijaksanaan nasional. Disini secara sederhana dapat dikatakan bahwa sebuah system sekurang-kurangnya harus dapat menjelaskan unsur, struktur, proses, fungsi serta lingkungan yang mempengaruhinya.

Secara sederhana unsur-unsur utama sistem manajemen nasional dalam bidang ketatanegaraan meliputi :

a. Negara

Sebagai organisasi kekuasaan, negara mempunyai hak dan kepemilikan, pengaturan dan pelayanan dalam mewujudkan cita-cita bangsa.

b. Bangsa Indonesia

Sebagai unsur pemilik negara, berperan menentukan sistem nilai dan arah/haluan negara yang digunakan sebaga landasan dan pedoman bagi penyelenggaraan fungsi negara.

c. Pemerintah

Sebagai unsur manajer atau penguasa, berperan dalam penyelenggaraan fungsi-fungsi pemerintahan umum dan pembangunan kearah cita-cita bangsa dan kelangsungan serta pertumbuhan negara.

d. Masyarakat

Sebagai unsur penunjang dan pemakai, berperan sebagai kontributor, penerima dan konsumen bagi berbagai hasil kegiatan penyelenggaraan fungsi pemerintahan.

2.2 Sistem Konstitusi Nasional

Konstitusi berasal dari bahasa Perancis “Cons tituer” yang berarti membentuk. Maksud dari istilah tersebut adalah pembentukan, penyusunan atau pernyataan akan suatu negara. Dalam bahasa Latin, konstitusi merupakan gabungan dua kata “Cume” berarti “bersama dengan ….” Dan “Sta tuere” berarti: “membuat sesuatu agar berdiri atau mendirikan, menetapkan sesuatu”. Sedangkan Undang-Undang Dasar merupakan terjemahan dari istilah Belanda “Grondwet”. “Grond” berarti tanah atau dasar, dan“Wet” berarti Undang-Undang.

Menurut istilah, konstitusi adalah keseluruhan dari peraturan-peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur secara mengikat cara-cara bagaimana suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakat. Konstitusi pada umumnya bersikat kodifikasi yaitu sebuah dokumen yang berisian aturan-aturan untuk menjalankan suatu organisasi pemerintahan negara, namun dalam pengertian ini, konstitusi harus diartikan dalam artian tidak semuanya berupa dokumen tertulis (formal). namun menurut para ahli ilmu hukum maupun ilmu politik konstitusi harus diterjemahkan termasuk kesepakatan politik, negara, kekuasaan, pengambilan keputusan, kebijakan dan distibusi maupun alokasi. Konstitusi bagi organisasi pemerintahan negara yang dimaksud terdapat beragam bentuk dan kompleksitas strukturnya, terdapat konstitusi politik atau hukum akan tetapi mengandung pula arti konstitusi ekonomi.

Menurut F. Lasele konstitusi dibagi menjadi 2 pengertian, yakni:

1. Sosiologis dan politis. Secara sosiologis dan politis, konstitusi adalah sintesa faktor-faktor kekuatan yang nyata dalam masyarakat.

2. Yuridis. Secara yuridis konstitusi adalah suatu naskah yang memuat semua bangunan negara dan sendi-sendi pemerintahan.

2.2.1 Tujuan, Fungsi dan Ruang Lingkup Konstitusi

Secara garis besar, tujuan konstitusi adalah membatasi tindakan sewenang-wenang pemerintah, menjamin hak-hak rakyat yang diperintah dan menetapkan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat. Sedangkan fungsi konstitusi adalah sebagai dokumen nasional dan alat untuk membentuk sistem politik dan sistem hukum negara.

Menurut A. A. H. Struycken ruang lingkup konstitusi meliputi:

a. Hasil perjuangan politik bangsa di waktu yang lampau

b. Tingkat-tingkat tertinggi perkembangan ketatanegaraan bangsa

c. Pandangan tokoh bangsa yang hendak diwajibkan, baik waktu sekarang maupun untuk masa yang akan datang

d. Suatu keinginan dengan perkembangan kehidupan ketatanegaraan bangsa hendak dipimpin.

2.2.2 Klasifikasi Konstitusi

K. C. Weare mengklasifikasikan konstitusi menjadi 5, yaitu:

a. Konstitusi tertulis dan tidak tertulis

Konstitusi tertulis adalah konstitusi dalam bentuk dokumen yang memiliki “kesakralan khusus” dalam proses perumusannya. Sedangkan konstitusi tidak tertulis adalah konstitusi yang lebih berkembang atas dasar adat- istiadat dari pada hukum tertulis.

b. Konstitusi fleksibel dan konstitusi kaku

Konstitusi yang dapat diubah atau diamandemen tanpa adanya prosedur khusus disebut dengan konstitusi fleksibel. Sebaliknya, konstitusi yang mempersyaratkan prosedur khusus untuk perubahan atau amandemennya adalah konstitusi kaku.

c. Konstitusi derajat tinggi dan konstitusi tidak derajat tinggi

Konstitusi derajat tinggi ialah konstitusi yang mempunyai kedudukan tertinggi dalam negara. Sedangkan konstitusi tidak derajat tinggi ialah konstitusi yang tidak mempunyai kedudukan serta derajat seperti konstitusi derajat tinggi.

d. Konstitusi serikat dan konstitusi kesatuan

Bentuk ini berkaitan dengan bentuk negara; jika negara itu serikat, maka akan didapatkan sistem pembagian kekuasaan antara pemerintah negara serikat dengan pemerintah negara bagian

e. Konstitusi sistem pemerintahan presidensial dan konstitusi sistem pemerintahan parlementer

Ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial :

- Presiden dipilih langsung oleh rakyat atau dewan pemilih

- Presiden bukan pemegang kekuasaan legislatif

- Presiden tidak dapat membubarkan pemegang kekuasaan legislatif dan

tidak dapat memerintahkan diadakan pemilihan.

Ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial

- Kabinet yang dipilih PM dibentuk atau berdasarkan ketentuan yang

menguasai parlemen

- Para anggota kabinet sebagian atau seluruhnya adalah anggota

Parlemen.

- Kepala negara dengan saran PM dapat membubarkan parlemen dan memerintahkan diadakannya pemilu.

2.2.3 Sejarah Perkembangan Konstitusi

Konstitusi telah lama dikenal sejak jaman bangsa Yunani. Pada masa itu pemahaman tentang konstitusi hanyalah merupakan suatu kumpulan dari peraturan serta adat kebiasaan semata-mata. Sejalan dengan perjalanan itu, pada masa kekaisaran Roma konstitusi berubah makna, yakni; suatu kumpulan ketentuan serta peraturan yang dibuat oleh para kaisar, pernyataan dan pendapat ahli hukum, negarawan, serta adat kebiasaan setempat selain undang-undang.

Selanjutnya pada abad VII lahirlah piagam Madinah atau konstitusi Madinah yang merupakan satu bentuk konstitusi pertama di dunia yang telah memuat materi sebagaimana layaknya konstitusi modern dan telah mendahului konstitusi-konstitusi lainnya di dalam meletakkan dasar pengakuan terhadap hak asasi manusia.

Pada tahun 1789 meletus revolusi di Perancis, ditandai oleh ketegangan- ketegangan di masyarakat dan terganggunya stabilitas keamanan negara. Maka pada tanggal 14 September 1791 tercatat diterimanya konstitusi Eropa pertama oleh Louis XVI. Sejak peristiwa inilah, sebagian besar negara-negara di dunia sama-sama mendasarkan prinsip ketatanegaraannya pada sandaran konstitusi.

Dan akhirnya, muncullah konstitusi dalam bentuk tertulis yang dipelopori

oleh Amerika. Namun, konstitusi pada waktu itu belum menjadi hukum dasar yang penting. Konstitusi sebagai UUD, atau “Konstitusi Modern” baru muncul bersamaan dengan perkembangan sistem demokrasi perwakilan.

2.3. Sistem Ketatanegaraan Indonesia

Sistem ketatanegaraan kita pasca amandemen UUD 1945, sesungguhnya mengandung dimensi yang sangat luas, yang tidak saja berkaitan dengan hukum tata negara, tetapi juga bidang-bidang hukum yang lain, seperti hukum administrasi, hak asasi manusia dan lain-lan. Dimensi perubahan itu juga menyentuh tatanan kehidupan politik di tanah air, serta membawa implikasi perubahan yang cukup besar di bidang sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan hubungan internasional.

Tentu semua cakupan masalah yang begitu luas, tidak dapat saya ketengahkan dalam ceramah yang singkat ini. Ceramah ini hanya akan menyoroti beberapa aspek perubahan konstitusi dan pengaruhnya terhadap lembaga-lembaga negara, yang menjadi ruang lingkup kajian hukum tata negara. Terkait dengan hal itu, saya tentu harus menjelaskan sedikit latar belakang sejarah, gagasan dan hasil-hasil perubahan, yang menunjukkan adanya perbedaan-perbedaan dengan UUD 1945 sebelum amandemen. Saya ingin pula mengetengahkan serba sedikit analisis, tentang kelemahan-kelemahan UUD 1945 pasca amandemen, untuk menjadi bahan telaah lebih mendalam, dan mungkin pula dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi penyempurnaan UUD 1945 pasca amandemen.

 

 KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan

1. Politik (etimologis) adalah segala sesuatu yag berkaitan dengan urusan yang menyangkut kepentingan dari sekelompok masyarakat (negara)

2. Karl von Clausewitz berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan, sedangkan perang adalah kelanjutan dari politik.

3. Politik nasional adalah suatu kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional.

4. Strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional tersebut dalam mencapai tujuan dan sasaran nasionalnya

5. Faktor-faktor yang mempengaruhi politik dan strategi nasional; ideology dan politik, ekonomi, sosial dan budaya, hankam, dan ancaman.


sumber:

http://farahzhaqia.blogspot.com/2011/09/makalah-politik-dan-strategi-nasional.html

http://tocke18.wordpress.com/2011/05/24/politik-dan-strategi-nasional/

MY FANFICTION TITLE : YOU MAKE ME CRAZY, MY AN(GEL’S)DROMEDA

TITLE : YOU MAKE ME CRAZY, MY AN(GEL’S)DROMEDA

CAST : L.JOE

             CHUNJI

             RICKY

Ect.

GENDRE: YAOI, AGNST, Romance

RATING : BISA BERUBAH KAPAN AJAH SAYA MAU HAHAHA

AUTHOR : Arfiana simagnae shinee aka admin MJ aka Min Jee

 

 

Mian lama postnya coz saya lagi UAS hehehehe buat yg udah lupa ma ceritanya tenang ini saya satuin ma prolog sebelumnya.

Ok saya buat ff ini berdasarkan terinspirasi dari novel lelaki terindah karya Andrei Aksana yang pernah saya baca, Cuma saya rubah versi L.joe dan Chunji couple. Alur jelas beda buanget dari cerita di novel aslinya, tapi ada beberapa puisi yang saya ambil dari novel….so, buat kalian yang udah pernah baca novelnya….jadi please don’t bash yah…

Buat yang gak suka YAOI silahkan menjauh, saya tidak memaksa, karna virus yaoi ini benar-benar membuat ketagihan….

Enjoyyy the read

 

 

 

 

*******************************************

 

 

 

Sudah kualami perih karna kehilangan

Sudah kureguk kecewa karna ditinggalkan

Sudah didera luka yang menyayat karna dikhianati

Tapi semua itu belum seberapa

Hanya satu derita yang paling menyiksa

Jatuh cinta

Tapi tak bisa kumiliki

 

 

 

 

 

 

Pagi itu musim semi, hari dimana menjadi hari pertamaku disekolah baru. Kami baru pindah semingu yang lalu dari Daegu. Bagaikan kelinci kecil yang mencari lubang hangat dikota hiruk pikuk Seoul. Berjalan sendiri tanpa pegangan dan arah dihamparan hembus angin ditemani siang dan malam yang membeku. Mencoba mengerti arti kehidupan ini, mengerti dari setiap hembusan nafasku, mengerti dari setiap tetes darah yang mengalir dalam tubuhku, mengerti dari setiap detik degup jantungku.

 

 

 

Tapi …..

 

 

 

Tak bisa kutemukan jawabannya…..

 

 

 

Terlalu sulit….

 

 

 

Kosong hanya itu yang aku rasa…..

 

 

 

 

Disini…..

 

 

 

 

Dilubuk hati ini….

 

 

 

 Hari-hariku disini sama saja ketika aku di Daegu, menjalani keseharianku sebagai seorang yang sedang giat menuntut ilmu. Aku seorang siswa tingkat ahkir tahun ini, jadi tidak heran bila waktuku tersita dengan berkutat dengan buku-buku pelajaran.

 

 

 

 

Ketika cinta tidak mengenal jenis kelamin,

Maka cintapun menjadi terlarang……..

 

 

 

 

Kakiku menuruni undakan demi undakan anak tangga, aku baru selesai menghabiskan bekal makan siangku diatap sekolah sendirian. Kalau dihitung sudah hampir sebulan aku berada disekolah ini, tapi aku belum juga menemukan seseorang yang bisa kuajak berteman denganku. Mungkin itu karena aku yang tertutup pada semua hal baru yang mampir dikehidupanku. Jadilah diriku yang sekarang ini, pendiam, dingin, misterius, dan kesepian. Yah mungkin bisa mendeskripsikan tentang diriku.

 

Langkahku terhenti didepan teras kelasku yang berada dilantai 2 ini. Selain diatap sekolah aku juga sering menghabiskan waktu istirahatku dengan memandang sekelompok anak-anak yang sedang bermain ditengah lapangan, berlarian, tertawa bersama, tanpa merasa risih dan lelah. Sungguh hidup bebas seperti angin yang selalu bertiup kemanapun ia mau.

 

Tapi dari semua yang ada dibawah sana , hanya satu sosok yang selalu membuatku ingin terus menatapnya…ia yang sedang tersenyum riang, memamerkan deretan gigi putihnya yang tersusun rapih.

Sosoknya yang mengelitikku untuk tidak bisa berkedip saat melihat dirinya saat pertama kali aku menginjakkan kakiku disekolah ini…..

 

Itu dia….

 

 

Yang sedang tersenyum pada teman-temannya….

 

 

 

 

Dia namja usianya seperti tidak jauh berbeda denganku, kulitnya putih seperti salju pertama yang jatuh dimusim dingin. Sebentuk paras yang menawan. Alur membentuk hidung, bibir dan dagunya sangat menawan, terlalu halus untuk ukuran seorang namja sepertinya. Ketampanannya yang berbaur dengan kelembutan. Postur tubuhnya ideal, terlihat sangat anggun  dan rapuh. Tatapannya berkilau, dihiasi bulu mata yang panjang dan lentik hampir menutupi kelopaknya, namun tidak bisa menutupi kesedihan yang bersarang disana.

 

 

Cantik, dan tampan….

 

 

Berbaur menjadi satu ……

 

 

Sungguh ciptaan maha karya Tuhan yang tiada duanya…..

 

 

Dia yang bahkan aku belum pernah mengenalnya……

 

 

 

 

Haruskah nama menjadi pertanda

Mengenal seseorang

Mengetahui sesuatu

Sudah lama kepalsuan tak berwajah

Bahkan kita sulit membedakan

 

 

Ini mungkin gila, tapi aku benar-benar memujanya…..

Memuja ia yang seorang pria…..sungguh belum pernah terlintas dalam pikiranku, karna aku sebenarnya bukan gay, tapi kenapa aku bisa menggilainya?? Jawabannya tanyakan saja sendiri pada Tuhan, mengapa ia menciptakan mahluk itu dengan begitu sempurna hingga membuatku terpana. Apa Tuhan menchecklistku untuk menjadi penghuni neraka setelah mati nanti, karna aku tidak bisa menahan untuk tidak bertekuk lutut padanya???

 

Entahlah ……

 

Aku juga tidak mengerti. Yang aku tahu adalah saat melihatnya aku bisa merasakan ketenangan yang seolah ia kirimkan padaku lewat atmosfer udara yang sama-sama kami hirup walaupun terpisah oleh jarak.

 

Aku sadar ini sesuatu yang salah…cinta terlarang seperti ini seharusnya tidak kuceritakan pada kalian. Tapi bukankah semua orang berhak untuk jatuh cinta????

Seberapapun nistanya……seberapapun hinanya…..cinta tetaplah cinta. Sesuatu perasaan yang tulus tanpa syarat yang tumbuh tanpa kau pernah tahu kepada siapa cinta itu datang.

 

 

Dan inilah sepenggal kisahku yang akan kuceritakan pada kalian….cerita tentang aku yang mencintainya, lelaki pertama dan terahkir dalam hidupku……

 

***************************

 

 

 

 

Satu lagi malam yang kulalui dengan kehampaan, bagai curuk air yang tenang namun tak pernah ada kuali yang bersedia untuk  aku isi dengan buliran air cintaku. Tahukah kalian mengapa Tuhan menciptakan semua secara berdampingan? Bumi dengan langit, siang dan malam, air dan api, semuanya mempunyai perbedaan, tapi mereka tercipta untuk disandingkan satu dengan yang lain. Berbeda tapi saling melengkapi, menutup kekurangan yang lain.

Tapi sepertinya aku telah sedikit merubah garis itu, karna dosa yang pernah kutorehkan dalam hidupku. Yah dosa yang tak akan pernah aku sesali,dosa yang kalian sebut itu dengan CINTA.

 

Cinta …

Mungkin sesuatu yang biasa

Tapi prosesnyalah yang menjadikannya luar biasa

Indah

Sekaligus perih

Seperti cintamu…….

 

 

*******************************

 

 

 

“umma aku berangkat”seru namja berusia 19 tahun itu pada sang ibu

“ne hati-hati dijalan”

 

Namanya L.joe mungkin terdengar sedikit asing bagi ia yang adalah orang korea. Belum pernah aku mendengar nama seindah itu, terkesan cuek, arogan, dan pemberontak. Rambutnya halus, sosoknya seperti seekor kuda liar yang dingin, matanya setajam pandangan elang yang bisa menjerat hatimu dengan hitungan detik tanpa ampun. Suatu dimensi yang bisa dirasakan, sebuah keindahan yang bernyawa.

Tak bisa kau tolak, juga tak bisa kau rengkuh. Ia sesosok namja yang mengagumkan, mengundang decak kagum pada siapa saja yang melihatnya.

Jantan, gagah, dan mempesona…..

 

Melukiskan dirinya,

Setiap helai kata menjadi lumpuh

Kehilangan makna…..

 

 

 

L.joe pov

 

Aku sampai disekolah dengan terengah, hari ini entah kenapa aku bisa bangun terlambat dari biasanya. Mungkin karna aku lupa mensetting jam waker ku semalam. Bayaran yang harus kutanggung adalah berjalan jongkok dengan kedua tangan diangkat keatas berkeliling lapangan. Huft sungguh sial nasibku, kini aku dihukum bersama 12 orang siswa lain yang bernasib sama denganku.

Kami semua hanya bisa pasrah menuruti perintah dari songsaenim, yah itu juga karna memang aku yang salah. Sampai ahkirnya pelupuk mataku menangkap sosoknya. Ia tidak berada jauh dari posisiku saat ini. Seorang lelaki sepertiku, wajah yang sangat anggun, tubuh ramping, senyum manis yang terlukis dari bibirnya. Sangat indah, melebihi keindahan bunga lotus yang berwarna ungu dipagi hari. Sedikit tersirat lelah dipahatan halus wajahnya, dia orang yang membuatku selama ini tidak bisa mengerti dengan diriku sendiri.

Jujur saja aku memang mengakuinya, mengakui bahwa aku memuja kecantikan dan kelembutannya. Gila mungkin iya, tapi bukankah keindahan itu cukup dinikmati, bukan untuk dipelajari???

 

Ia bukan hanya tampan….

 

 

 

Ia cantik……

 

 

 

Ia bidadari yang mewarnai musim semi……

 

**********************

 

Dengan malas kulangkahkan kakiku menuju ruang perpustakaan, karna terlambat tadi pagi, jadi aku tidak membawa bekal makan siangku. Mungkin dengan membaca rasa laparku akan hilang dengan sendirinya. Sampai diruang perpustakaan aku sibuk memilih buku-buku yang akan aku baca, mungkin juga akan aku pinjam. Kutolehkan kepalaku pada rak buku yang berada paling sudut, ilmu mitologi yunani kuno. Sepertinya menarik, meneliti dari setiap judul yang ada dan pilihanku jatuh pada buku berjudul Figure Wanita Yunani kuno Putri Andromeda.

Kutarik sudut bibirku, mengambilnya dan berjalan menuju bangku agar aku bisa membaca sepuasnya. Memang sial hari ini, tidak ada satu pun meja yang kosong, semuanya terisi. Dalam sepanjang sejarah, rasanya baru kali ini perpustakaan terlihat ramai. Mataku mendelik pada meja berhiaskan 4 buah bangku pada keempat sisinya yang hanya diduduki satu orang. Berbagi? Yah tak apa mungkin aku bisa berteman dengannya.

“Chogi~ apa aku boleh duduk disini??”tanyaku sopan menujuk bangku kosong yang ada disebelahnya.

Reflek orang itu menolehkan padaku, sebentuk senyum kesejukan yang sama terpancar dari wajahnya.

 

 

 

Dia….

 

 

 

Hanya menganggukan kepalanya atas pertanyaanku tadi. Seperti ada gemuruh yang merasuki perutku. Kesialanku hari ini dibayar oleh keindahan itu??? aku rasa aku harus berterima kasih pada Tuhan kali ini.

Hening, aku tidak berani untuk berbicara lebih lanjut karna ia juga sedang sibuk dengan bukunya. Kududuki kursi yang berada disebelahnya, mencoba membaca buku yang kubawa.

Andromeda adalah putri dari Cepheus dan Cassiopeia, raja dan ratu Ethiopia yang digambarkan sebagai seorang putri cantik jelita. Seperti bunga Rosemary yang memiliki harum aroma yang wangi menggoda siapa saja. Seperti sesosok yang berada disampingku sekarang ini. Tanpa sadar aku menoleh padanya.

 

********************

 

Cukup lama juga sepasang namja ini sibuk dengan lembaran buku masing-masing. Dan tanpa sadari oleh L.joe sendiri, ia memandangi lagi namja yang ada disebelahnya, entah sudah yang keberapa kali. Tak habis ia mereguk cawan keindahan yang ada dihadapannya. Getar aneh merayap dihatinya. Untuk perama kalinya ia tidak butuh sebab untuk sebuah peristiwa terjadi, tak butuh alasan atau penjelasan. Ia mulai menyukai melihat pemuda itu. meski tak mau…meski tak ingin…karna ia bukanlah seorang gay.

Merasa diperhatikan, sang objek balik menatapnya

“eum…L.joe imnida”katanya ragu menjulurkan tangannya. Merasa sudah terjebak dalam labirin gelap dan berkilau oleh namja itu.

“…….” Namja itu hanya tersenyum ramah, dan menunjukan name tag miliknya yang ada dibagian kiri blazer seragam. Lee Chunji  

L.joe sedikit mengutuk dirinya sendiri, merasa bodoh mana mungkin sosok indah itu mau berbicara dengannya, apakah ia salah menilai orang ini? Apa mungkin ia memiliki paras dan sifat yang sama seperti sosok Cassiopeia dalam buku yang ia baca yang telah menyombongkan dirinya memiliki kecantikan yang sama dengan para Nereid, sehingga Poseidon marah, yang tega mengirimkan banjir dan seekor monster laut, yang menghancurkan baik manusia maupun hewan.

 

“hyung~ aku mencarimu ternyata kau disini??”tiba-tiba ada seorang namja imut yang menghampiri mereka berdua. Chunji hanya tersenyum memandang pemilik suara cempreng yang kini duduk dihadapannya.

“eh??hyung dia pasti anak baru, nuguya??” sahutnya lagi

“ne…L.joe imnida”sapa L.joe. namja imut ini terlihat lebih bersahabat dari pada yang satunya. Mereka terlihat sangat akrab, bahkan Ricky berbisik-bisik pada Chunji, walau hyungnya itu hanya merespon dengan senyuman dan anggukan kepala saja. Mengacuhkan sosok L.joe yang ada diantara mereka.

Sedikit iri, atau cemburu ada orang lain yang bisa dekat dengan Chunji. Siapa sih bocah ini? Ada hubungan apa Chunji dengan dirinya? Pikir L.joe

“ne…aku Ricky adiknya, jadi jangan heran kalau kami sangat dekat”celetuknya spontan memandang kearah L.joe yang sedikit kaget. Setidaknya adiknya mau berbicara padaku, tidak seperti hyungnya. Batin L.joe

“eum… kau pasti berfikir hyungku ini sombong yah?”

“ne..????”apa maksud dari perkataan bocah ini

“karna ia punya wajah cantik, jadi kau beranggap kalau hyungku ini hanya mau berbicara pada orang-orang tertentu saja ia kan??”

“eh????” kenapa ia bisa tahu apa yang sedang aku pikirkan?

“tebakanku benar kan??”

Apa anak ini punya kemampuan membaca pikiran orang lain?? Oh seNyum itu lagi yang ia tunjukan. Chunji…Chunji…namanya Chunji…

“apa kau bisa membaca pikiran orang lain??”Tanya L.joe

“yah mungkin bisa dibilang seperti itu”

Chunji menarik lengan Ricky seperti sedang mengisyaratkan sesuatu pada adiknya. Yang tentu saja tidak dimengerti oleh L.joe. ia hanya memandangi keduanya bingung dengan alis yang menyirit.

“itu ….hyungku bilang dia minta maaf kalau cara memperkenalkannya kurang sopan padamu”jelas Ricky.

“ne…gwenchana…”

Pandangan mereka bertemu, dari sorot mata halus itu L.joe dapat melihat penyesalan yah, sepertinya ia ingin sekali mengatakan maaf padanya. Sekilas senyum terpatri lagi L.joe pun ikut menaikkan sudut bibirnya. Tapi entah apa yang membuatnya tidak bisa mengatakannya langsung pada L.joe.

Kenapa malukah??? Ck mungkin saja…tapi L.joe tetap merasa ada sesuatau yang ganjil pada diri namja itu. kenpa harus malu mengatakan maaf??

“jangan heran….hyungku itu bukan tidak mau berbicara padamu” ricky terdiam sejenak menoleh pada Chunji hyungnya.

“hyungku itu bisu…”ucapnya pelan hampir seperti berbisik, tapi masih bisa didengar oleh L.joe.

“mwo????” L,joe membulatkan matanya tak percaya…nafasnya tercekat

Chunji malah memandangnya dengan tatapan teduh dan mengangguk pasti. Bak disambar petir di siang bolong. Oh Tuhan, kali ini L.joe harus mengakui Keadilan diriNya. Kau menciptakan mahluk begitu sempurna, namun tak lupa menyertainya dengan sedikit kekurangan.

 

Kebisuan pun berdinding

Memisahkan dan membatasi

Mengasingkan kita ke tempat kedap suara

Bahkan nurani pun tak bisa didengar

 

 

TBC

hufttt ternyata bikinFF yang bagus itu susaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh buanget yah

ok thanks bgt buat yang mau RCL makasih juga buat para
SILENT READERS

I know kalian suka berkeliaran di FF saya……